Viral Medsos

VIRAL Video Foto Pahlawan di Uang Kertas Dibuat Parodi, BI: Rupiah Simbol Kedaulatan Negara

Dalam video tersebut menampilkan sejumlah foto pahlawan yang ada di uang kertas dibuat parodi seakan bisa bergerak dan berbicara.

FACEBOOK
Tangkapan layar unggahan video yang menampilkan sejumlah foto pahlawan yang ada di uang kertas dibuat parodi seakan bisa bergerak dan berbicara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kembali viral di media sosial sebuah video terkait Uang yang diparodikan.

Dalam video tersebut menampilkan sejumlah foto pahlawan yang ada di uang kertas dibuat parodi seakan bisa bergerak dan berbicara.

Video tersebut pun viral usai diunggah oleh pemilik akun Facebook Luh Swalini Bobo, Selasa (9/3/2021) pukul 19.14 WIB.

Tangkapan layar unggahan video yang menampilkan sejumlah foto pahlawan yang ada di <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/uang-kertas' title='uang kertas'>uang kertas</a> dibuat parodi seakan bisa bergerak dan berbicara.

"Uang ini merasa sangat bahagia. Krn semakin sulit dicari," tulis akun Facebook Luh Swalini Bobo.

Dalam video berdurasi 59 detik itu, terlihat ada uang pecahan Rp 1.000 hingga Rp 100.000 yang tersusun secara bersebelahan.

Salah satunya, foto pahlawan nasional seperti Ir Soekarno dan Mohammad Hatta yang ada di mata uang pecahan Rp 100.000, dibuat bisa bergerak dan mengeluarkan suara.

Hingga Kamis (18/3/2021) malam, unggahan video tersebut disukai 540 kali, dikomentari 47 kali, dan dibagikan 4.900 kali oleh sesama warganet.

Sejumlah akun Facebook yang mengomentari unggahan tersebut menyatakan keheranannya, berikut di antaranya:

"Pantaskah pahlawan di jadikan bahan untuk tertawa ??"

"Sering sering mutar jadinya.. senang juga melihatnya... Takutnya nanti ini dipermasalahkan... Melecehkan mata uang. Semoga aja nggak...."

"Yg edit nyawanya banyak".

Lantas, bagaimana tanggapan Bank Indonesia (BI) melihat beredarnya video ini?

Arti Mimpi Tentang Menangis, Bisa Jadi Dalam Waktu Dekat Akan Memperoleh Rezeki, Ini Tafsirannya

Konfirmasi Kompas.com

Terkait video tersebut, Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono memberikan beberapa penjelasannya.

Erwin meminta, masyarakat dapat memperlakukan uang Rupiah dengan baik.

"Khususnya Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara," ujar Erwin saat dihubungi Kompas.com, Kamis (18/3/2021) malam.

Bank Indonesia, terang Erwin, dalam hal ini akan lebih fokus pada upaya meningkatkan aspek edukasi dan informasi mengenai uang Rupiah kepada masyarakat.

Hal tersebut dimaksudkan agar masyarakat dapat memperlakukan uang Rupiah dengan prinsip cinta, bangga dan paham Rupiah.

Dijelaskan dalam Pasal 25 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, terdapat beberapa larangan memperlakukan Rupiah.

"Ditegaskan bahwa setiap orang dilarang merusak, memotong, menghancurkan, dan/atau mengubah Rupiah dengan maksud merendahkan kehormatan Rupiah sebagai simbol negara," tegas Erwin.

Pidana penjara

Kemudian, di ayat (2), tertulis setiap orang dilarang membeli atau menjual Rupiah yang sudah dirusak, dipotong, dihancurkan, dan/atau diubah.

Ayat (3) menjelaskan bahwa setiap orang dilarang mengimpor atau mengekspor Rupiah yang sudah dirusak, dipotong, dihancurkan, dan/atau diubah.

Mengenai hukumannya, dijelaskan dalam Pasal 35 ayat (1) sebagai berikut:

"Setiap orang yang dengan sengaja merusak, memotong, menghancurkan, dan/atau mengubah Rupiah dengan maksud merendahkan kehormatan Rupiah sebagai simbol negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 1 milyar".

Berita ini juga tayang di Kompas.com dengan judul Video Viral Foto Pahlawan di Uang Kertas Dibuat Parodi, Ini Kata BI

Berita lainnya terkait Video viral di media sosial

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved