Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Aa Gym

Sedang Hadapi Gugatan Cerai, Teh Ninih Istri Aa Gym Curhat: 'Ketika Diuji dengan Kehilangan'

Perceraian Aa Gym dan Teh Ninih sudah sampai ke tahap persidangan di Pengadilan Agama.

kolase Tribunnewsbogor.com
Aa Gym dan teh Ninih 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ninih Muthmainnah, istri Aa Gym kerap mencurahkan isi hati saat tengah menghadapi gugatan cerai sang suami.

Jika gugatan cerai dikabulkan dan perceraian terjadi, maka ini menjadi yang kedua kalinya bagi Teh Ninih dan Aa Gym.

Teh Ninih yang adalah seorang pendakwah kerap mengurai ucapan yang menyejukkan hati.

Dengan bahasa santun, Teh Ninih yang juga seorang pendakwah mengurai kalimat menenangkan.

Bahwa yang harus dilakukan kini adalah tetap menjaga hati dari kebencian dan dendam.

Curhatan Teh Ninih di laman media sosialnya itu sontak menuai simpati dari netizen terutama para wanita.

Diketahui sebelumnya, pendakwah KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym resmi menggugat cerai sang istri, Ninih Muthmainnah atau Teh Ninih.

Bahkan sidang perdana gugatan cerai Aa Gym telah berlangsung di Pengadilan Agama Kota Bandung, Jalan Terusan Jakarta, Rabu (17/3/2021).

Jika gugatan perceraian Aa Gym dikabulkan oleh majelis hakim, maka ini adalah kedua kali sang dai bercerai dengan Teh Ninih.

Sebelumnya, Aa Gym dan Teh Ninih pernah bercerai pada 2011 lalu.

Namun tak lama kemudian, keduanya memutuskan rujuk dan menikah lagi pada 2012.

Kini di tahun 2021, Aa Gym kembali menggugat cerai Teh Ninih.

Perceraian Aa Gym dan Teh Ninih itu bahkan sudah sampai ke tahap persidangan di Pengadilan Agama.

Digugat cerai Aa Gym, Teh Ninih belum memberikan pernyataan resmi.

Aa Gym dan Teh Ninih
Aa Gym dan Teh Ninih (Istimewa via Tribunnews.com)

Namun melalui media sosialnya, Teh Ninih mengurai catatan berupa curhatannya.

Dalam unggahan terbarunya, Kamis (18/3/2021), Teh Ninih membuat sebuah tulisan mengenai sikap apa yang harus dilakukan.

Teh Ninih mengurai nasihat kepada khalayak agar tidak memelihara rasa benci dan dendam kepada seseorang.

"Jagalah hati dari kemarahan, kebencian dan dendam kesumat, terlebih kepada seseorang yang lurus hidupnya. Sungguh, kehadirannya akan sangat merugikan diri, menghilangkan kebahagiaan, dan menumbuhsuburkan aneka keburukan. Satu di antaranya adalah menghilangkan kejujuran diri untuk melihat kelebihan dan kebaikan yang dimilikinya.

Ketika kita sudah benci kepada seseorang, apapun yang dilakukannya akan selalu dipandang buruk. Jangankan melakukan perbuatan tercela, shalat sekalipun akan dipandang buruk.

Efek selanjutnya dari kebencian adalah terhalangnya ilmu dan kebaikan yang datang dari orang yang kita benci. Saat dia bicara, kita tidak mau mendengar. Saat dia berada, kita tidak mau bertemu. Saat dia memberi, kita tidak mau menerima.

Itulah mengapa, Rasulullah saw. berpesan agar kita jangan saling marah, saling dendam, memperturutkan kebencian dan berbuat zalim kepada saudara seiman," tulis Teh Ninih dilansir TribunnewsBogor.com.

Tak cuma itu, Teh Ninih juga menyampaikan pesan perihal kehilangan.

Dalam rekaman suara berjudul 'ketika diuji dengan kehilangan', Teh Ninih membahas surah Al Baqarah ayat 155.

Dalam surah tersebut, Teh Ninih mengurai penjelasan mengenai cara menyikapi kehilangan.

Bahasan itu diurai Teh Ninih lantaran ada pertanyaan dari netizen yang baru saja kehilangan anaknya.

"Ada pertanyaan dari seseorang yang kehilangan anak. Ini berarti ujian iman seseorang. Firman Allah di surat Al Baqarah itu. Untuk membaca Innalillah itu lebih berat daripada praktek

"Makna Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, kalau dipahami betul, maka kita akan jadi orang yang enggak marah dengan apa yang Allah ujikan kepada kita. Walaupun itu (Kita kehilangan) orang yang kita cintai," kata Teh Ninih.

Diakui Teh Ninih, tak cuma anak, kehilangan sosok tercinta seperti pasangan memang kerap membuat hati nelangsa.

Namun semuanya diakui Teh Ninih sudah jadi ketentuan Allah SWT.

"Orang yang kita cintai itu bisa anak, harta, pasangan. Tiba-tiba enggak ada angin enggak ada hujan, kok meninggal, itu kan Allah yang atur.

Semakin seseorang yakin bahwa semua titipan Allah, itu semakin cepat sabarnya. Tapi kalau semakin lambat, maka semakin ada penyesalan," kata Teh Ninih.

Alasan Aa Gym Gugat Cerai

Kuasa hukum Aa Gym, Yoki M Sulaeman mengatakan, pada Rabu hari ini telah digelar sidang perdana perceraian Aa Gym dengan Teh Ninih.

Namun karena Aa Gym tidak hadir, maka sidng akan digelar pada minggu depan.

"Hari ini dijadwalkan sidang, tadi sudah sidang, tapi karena belum lengkap para pihaknya jadi diundur."

"Aa Gym juga belum bisa hadir. Mungkin minggu depan sidang lagi," ucap Yoki M Sulaeman, dikutip dari Tribun Jabar.

Sidang hari ini, kata Yoki, mengagendakan pemeriksaan para pihak kemudian memasuki pokok perkara gugatan.

"Aa memang mengajukan cerai talak ya, talak satu roj'i yang kedua."

"Nah, yang kedua ini nanti apakah dari pihak Teh Ninih memang menerima atau tidak, kita juga tidak tahu."

"Nanti ada kuasa atau yang lainnya."

"Jadi hari ini sidang pertama, gugatannya didaftarkan 10 hari lalu," kata Yoki.

Ditanya soal alasan gugat cerai, Yoki tidak menjelaskan secara detail karena masuk pokok perkara.

Ditambah, kata dia, sidang perceraian Aa Gym dan Teh Ninih juga digelar tertutup.

"Tapi secara global sudah tidak ada kecocokan lagilah dengan pasangan itu."

"Kalau sejak kapan tidak cocok, kami belum tahu persis sejak kapan."

"Yang jelas kami diminta menyelesaikan permohonan cerai talak ini oleh Aa Gym," ucap Yoki.

Kata Anak Aa Gym dan Teh Ninih

Aa Gym
Aa Gym (minews.id)

Kabar perceraian Aa Gym dan Teh Ninih pertama kali berhembus pada Januari 2021.

Hal ini berawal dari postingan satu di antara putra mereka, Muhammad Ghaza Al Ghazali dalam akun Facebook pribadinya.

"Dengan ini saya memberitahukan kepada sahabat-sahabat semua."

"Bahwasanya ibu saya, Ninih Muthmainah telah dicerai talak tiga oleh ayah saya (Aa Gym)," tulis Ghaza, dikutip dari TribunJateng.

Ghaza juga mengumumkan, Teh Ninih sudah tak lagi aktif mengurus pesantren yang dikelola Aa Gym.

Oleh karena itu, Ghaza mengimbau agar tidak menyangkutpautkan sang ibu dengan pesantren tersebut.

"Sudah tidak aktif lagi di Pondok Pesantren Daarut Tauhiid," ujar Ghaza.

"Mohon kiranya kepada para pembaca untuk tidak lagi bertanya kepada ibu saya perihal pesantren."

"Karena sudah tidak ada keterkaitan dengan pesantren tersebut. Demikian dan terima kasih," tambahnya.

Diketahui, Aa Gym menikah dengan Teh Ninih pada 1988 silam.

Dari pernikahan itu, Aa Gym dan Teh Ninih dikaruniai tujuh orang anak.

Pada 2006, Aa Gym memutuskan untuk berpoligami dengan menikahi seorang wanita bernama Elfarini Eridani atau Teh Rini.

Lima tahun menjalani pernikahan poligami, pada 2011 Aa Gym menceraikan Teh Ninih, istri pertamanya.

Satu tahun kemudian, Aa Gym dan Teh Ninih rujuk kembali dan menikah lagi.

Berita Lain Terkait Teh Ninih dan Aa Gym

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Curhat Teh Ninih di Tengah Gugatan Cerai Aa Gym : Ketika Diuji dengan Kehilangan
Penulis: Khairunnisa/Damanhuri

Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved