Breaking News:

Vonnie Panambunan Tersangka

Memori Pernyataan Vonnie Panambunan, Kapok Dipenjara dan Sebut Pejabat Korupsi “De Pe Bodok Sandiri”

Menurut Vonnie, begitulah politik. Ada yang ingin ia masuk penjara, tapi mereka yang masuk sendiri. 

Penulis: maximus conterius | Editor: maximus conterius
Dokumentasi Tribun Manado
Vonnie Anneke Panambunan 

MANADO, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kembali mendekam di penjara karena kasus korupsi membayangi mantan Bupati Minahasa Utara, Vonnie Anneke Panambunan.

Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara telah menetapkan perempuan yang populer dengan sebutan VAP tersebut sebagai tersangka korupsi.

Mantan calon Gubernur Sulut itu tersandung kasus penyimpangan proyek pemecah ombak/penimbunan pantai Desa Likupang II pada Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Utara Tahun Anggaran 2016.

Sejumlah pejabat di Minahasa Utara terseret dalam kasus tersebut dan sudah tuntas menjalani hukuman bervariasi.

Mereka adalah Rosa Tindajoh, Kepala BPBD Kabupaten Minahasa Utara tahun 2016.

Rosa divonis 3 tahun 6 bulan penjara, plus denda Rp 50 juta subsider satu bulan kurungan.

Lalu Steven Solang sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang juga divonis 3 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 50 juta dan subsider satu bulan kurungan.

Ada juga Robby Moukar, Direktur Manguni Makasiouw Minahasa sebagai pelaksana proyek.

Robby divonis 2 tahun 6 bulan penjara, denda Rp 50 juta subsider satu bulan penjara. Ia juga dikenai uang pengganti Rp 87 juta.

Seorang pejabat pusat juga sudah menjalani hukuman.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved