Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Mudik Lebaran Sebentar Lagi, Tes GeNose Jadi Syarat Perjalanan, Lalu Apa Itu Tes GeNose?

Jika tahun lalu, ada larangan mudik, kali ini pemerintah memastikan tak ada larangan mudik lebaran pada 2021

Penulis: Indry Panigoro
Editor: Indry Panigoro
KOMPAS
Ilustrasi pemudik lebaran. 

Dikutip dari Wikipedia, Genose 19 merupakan alat test deteksi dini COVID-19 melalui hembusan nafas yang dikembangkan oleh Universitas Gajah Mada melalui teknologi artificial intelligense (AI) atau kecedasan buatan.

Cara menggunakan genose sangat mudah, seseorang dihimbau untuk tidak merokok & puasa selama setengah atau satu jam sebelum di test dilakukan.

Kemudian seseorang hanya menghembuskan napas ke kantong sekali pakai untuk kemudian dianalisis oleh alat ini, rata-rata prosesnya hanya 3 menit.

GeNose C19 memiliki sensor yang dapat mengidentifikasi Covid-19 lewat bau-bauan. Sensor pengindera tersebut untuk saat ini masih diimpor dari Jerman dan Jepang.

Sudah tentu, sensor tersebut mendapatkan sentuhan artificial intelligence (AI) atua kecerdasan buatan agar dapat menjalankan fungsinya.

Untuk tingkat akurasi GeNose C19, berikut ini adalah sejumlah penjelasan dari tim ahli UGM.

  • 1. Sensitivity 92%. Hal ini mengandung arti, GeNose C19 mampu membaca adanya tanda positif Covid-19 dengan peluang 92%.
  • 2. Specificity 94%. Hal ini mengandung arti, GeNose C19 mampu membaca tanda negatif Covid-19 dengan peluang 94%.
  • 3. Positive Predictive Value (PPV) 87%. Hal ini mengandung arti, bahwa yang benar-benar (true) positif dari hasil deteksi dengan GeNose C19, adalah 87 pasien dari 100, misalkan. Adapun 13 diantaranya false negative. Dengan kata lain, “Jika tes seseorang positif, berapa probabilitas dia betul-betul menderita penyakit?”.
  • 4. Negative Predictive Value (NPV) 97% artinya bahwa yang benar-benar (true) negatif dari hasil deteksi dengan GeNose C19 adalah 97 pasien dari 100, misalkan. Adapun 3 diantaranya false negative. Bisa juga dikatakan, “Jika tes seseorang negatif, berapa probabilitas dia betul-betul tidak menderita penyakit?”.
  • 5. Positive Likelihood Ratio 16.4x artinya akan lebih sering mendapati 16.4 kali pasien positif dibanding negatif.
  • 6. Negative Likelihood Ratio 0,09x artinya akan mendapati 0,09 kali pasien lebih sering negatif dibanding positif.

Artikel ini hasil daur ulang Tribunmanado.co.id dari Artikel yang telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menhub Pastikan Tak Ada Larangan Mudik Lebaran 2021" dan

https://bangka.tribunnews.com/amp/2021/03/17/tak-ada-larangan-mudik-lebaran-2021-kali-ini-tapi-tes-genose-jadi-syarat-perjalanan?page=all dan dari berbagai sumber

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved