Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Viral

Masih Ingat Hesti Sutrisno? Wanita Bercadar Pecinta Anjing, Pelihara Puluhan Ekor, Ditolak Warga

Hesti Sutrisno kembali viral karena ada sekelompok orang yang mengaku warga setempat dan meminta dia mengosongkan shelternya karena merasa terganggu

Penulis: Finneke Wolajan | Editor: Finneke Wolajan
Instagram Hesti Sutrisno
Hesti Sutrisno wanita bercadar pecinta anjing 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang wanita bernama Hesti Sutrisno, wanita bercadar pecinta anjing kembali viral di media sosial.

Hesti Sutrisno adalah pecinta anjing dari Bogor, Jawa Barang.

Di shelter yang ia sebut Greenhouse, ia menampung sebanyak 70 ekor anjing.

Hesti Sutrisno kembali viral karena ada sekelompok orang yang mengaku warga setempat dan meminta dia mengosongkan shelternya karena merasa terganggu.

Hestri Sutrisno sendiri aktif di akun Instagram @hestisutrisno dan Youtube Hesti Sutrisno Channel.


Hesti Sutrisno wanita bercadar pecinta anjing (Instagram Hesti Sutrisno)

Dilansir Kompas TV, kisah wanita bercadar pecinta anjin  Hesti Sutrisno ini pertama terungkap dari sebuah akun Twitter bernama @greenhornn.

Pemilik akun yang tak ingin diketahui namanya itu menceritakan kisah Hesti pada Jumat (12/3/2021).

“Namanya Hesti Sutrisno, wanita berusia 41 tahun, di balik cadarnya, beliau adalah seorang yg mendedikasikan hidupnya utk memelihara, menjaga, mengasuh, anjing2 liar yg ditemui dijalan dan dimanapun, dgn biaya sendiri, lahannya sendiri, berada di dlm propertinya sendiri,” cuit akun itu.

Kumpulan cuitan itu mengisahkan, Hesti adalah pengusaha keripik.

Karena kasihan melihat anjing-anjing yang terlantar, Hesti menggunakan keuntungan bisnisnya untuk memelihara mereka.

Namun, usaha ini ternyata ditolak sekelompok warga.

Warga yang tergabung dalam sebuah organisasi masyarakat setempat ini hendak mengusir anjing-anjing peliharaan Hesti.

“ORMAS TERSEBUT ADALAH ORMAS LOKAL DAERAH YG SY TIDAK BISA SEBUT NAMANYA DEMI KEAMANAN PRIBADI SAYA. Tidak ada embel2 agama tertentu didalam nama ormas tersebut,” cuit akun @greenhornn.

Kirim Surat untuk bupati bogor

Melalui akun Instagram @hestisutrisno, Hesti Sustrisno mengirim surat untuk bupati bogor terkait polemik penolakan dirinya.


Hesti Sutrisno wanita bercadar pecinta anjing (Instagram Hesti Sutrisno)

Surat untuk bapak bupati bogor.

Assalamualaikum

Bapak bupati bogor yang terhormat..

Demi Allah,saya sedih..melihat ibu saya menangis. Beliau sudah mengikhlaskan anaknya ini menjadi yang sekarang ini.

Menolong hewan2 terlantar. Memberi tempat tinggal.memberi makan..dari hasil jualannya. dari hasil jualannya pun bukan hanya untuk menolong hewan2 terlantar. tapi juga menolong warga sekitar ..

Saya mohon perlindungan tempat saya...

Hanya itu saja yang saya minta.

Saya harap Bp. bupati bogor sudi kira nya mau membantu saya..walaupun saya bukan siapa2. setidaknya. Ibu saya tidak menangis lagi...

Terima kasih 

Perjalanan Hestri Sutrisno


Hesti Sutrisno wanita bercadar pecinta anjing (Instagram Hesti Sutrisno)

Pada 2018 silam, kegiatan menampung anjing dilakukan di kediamannya saat itu di Pamulang, Tangerang Selatan.

Kala itu ia juga menerima penolakan dari warga yang merasa terganggu, namun akhirnya masalah terselesaikan.

Meskipun sudah pernah mengalami penolakan, Hesti tak kunjung berhenti menampung anjing liar.

Di Greenhouse, puluhan anjing dia beri makan dan divaksinasi agar terjauh dari virus dan penyakit berbahaya.

Greenhouse itu juga dilengkapi kadang-kandang dan septic tank khusus untuk membuang kotoran hewan. 

Hestri Sutrisno menggunakan biaya pribadinya untuk pakan dan kesehatan anjing-anjing. Uang hasil jual keripik hingga bantuan donatur.

Hesti Sutrisno mengaku kegiatan yang dia lakukan juga sudah mendapat izin dari kepala desa dan kecamatan setempat.

Profil Hesti Sutrisno

Hesti Sutrisno atau yang karib disapa Suhaesti merupakan seorang warga Desa Gunung Mulya, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Di kampungnya, perempuan berhijab ini mendirikan shelter Greenhouse sebagai tempat hewan peliharaaanya bernaung.

Sebelum di Tenjolaya, Hesti pada 2018 tinggal di sebuah rumah yang terletak di Pamulang, Tangerang Selatan, tempatnya memulai kegiatan menampung anjing-anjing yang terlantar.

Sehari-hari, Hesti berjualan keripik guna memenuhi kebutuhan perawatan hewan-hewan peliharaannnya, selain mengandalkan bantuan dari para donatur.

Tak cuma anjing, ia juga menaruh perhatian pada hewan-hewan peliharaan lain seperti kucing dan ayam. Hesti dan keluarganya memelihara 32 kucing dan 20 ekor ayam

Kasih sayangnya pada anjing-anjing terus bertambah hingga ia memutuskan memelihara sembilan ekor anjing. Dari sembilan, kini Hesti telah merawat 70 ekor anjing. (tribunmanado.co.id/finneke wolajan)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved