Breaking News:

OPINI

Ketenagakerjaan Sulut Ditengah Covid-19

Pembatasan aktivitas masyarakat berpengaruh pada aktivitas usaha yang selanjutnya berimbas pada perekonomian.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor:
Ketenagakerjaan Sulut Ditengah Covid-19
DOKUMENTASI BPJS Ketenaga Kerjaan
Keadaaan Ketenaga Kerjaan Agustus 2020

Oleh: Richi Cherio Pinontoan , SE
Statistisi Ahli Muda Badan Pusat Statistik atau BPS Kabupaten Bolaang Mongondow

Virus Corona Covid-19 diketahui muncul pertama kali di Wuhan, China pada Desember 2019. Sedangkan di Indonesia, kasus pertama yang di umumkan Presiden adalah pada tanggal 2 Maret 2020.

Selanjutnya  Organisasi kesehatan Dunia ( WHO ) resmi mengumumkan wabah Covid-19 sebagai Pandemi Global. Hal

ini di umumkan pada (11-3-2020). Pertengahan Maret 2020 Provinsi Sulawesi Utara resmi mengkonfirmasi kasus pertama infeksi Virus Corona penyebab Covid-19.

Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk menekan penyebaran Virus Corona agar tidak meluas.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah Provinsi Sulawesi Utara adalah mengeluarkan peraturan Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Nomor 44 Tahun 2020 Tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara.

Di dalam peraturan tersebut tertuang pembatasan aktivitas ditempat dan fasiitas umum seperti pusat perbelanjaan/mall, pasar, rumah makan/restoran, hotel/penginapan, tempat pariwisata, tempat ibadah dan pelarangan untuk tidak berjabat tangan.

Selain itu edukasi dan sosialisasi penerapan protokol kesehatan terus dilakukan secara masif.

Kemudian pembentukan satuan tugas penanganan Corona Virus Disaese 2019 (Covid-19) di Provinsi Sulawesi Utara serta melibatkan semua unsur tokoh agama dan tokoh-tokoh masyarakat.

Namun keberhasilan tersebut tidak akan berhasil tanpa peran aktif dan dukungan dari masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved