Gejolak di Partai Demokrat
Andi Mallarangeng Pastikan Lawan Jenderal Moeldoko, Sarankan Jangan Ambilalih Partai Milik SBY
Kubu Partai Demokrat dengan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan tak akan mengendorkan perlawanan atas kubu
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Kubu Partai Demokrat dengan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan tak akan mengendorkan perlawanan atas kubu Kongres Luar Biasa Partai Demokrat (KLB), Deli Serdang, Sibolangit, Sumatera Utara.
Karena itu, kubu AHY menyarankan agar Moeldoko menghentikan usaha pengambilalihan Partai Demokrat dan meminta maaf kepada Susilo Bambang Yudhoyono dan kader Partai Demokrat.

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng menyebut solusi menghentikan kisruh Partai Demokrat adalah dengan KSP Moeldoko menyadari kesalahannya lalu meminta maaf.
Menurut Andi, sikap demikian belumlah terlambat untuk dilakukan oleh Moeldoko.
"Solusinya, sebetulnya belum terlalu terlambat. Masih ada waktu. Pak Moeldoko menyadari kesalahannya, kemudian meminta maaf," ujar Andi saat berbincang dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra, Senin (15/3/2021).
Daripada berupaya mendongkel kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari Partai Demokrat, Andi mengusulkan Moeldoko untuk mendirikan partai sendiri.
Sama halnya yang dilakukan Amien Rais yang mendirikan Partai Ummat dan Anis Matta yang mendirikan Partai Gelora.
Baca juga: Barcelona Menang Tadi Dini Hari Pada Lanjutan Liga Spanyol, Messi, Griezmann & Mingueza Cetak Gol
Baca juga: Andi Mallarangeng: Hubungan Jokowi dan SBY Baik, Ungkap Peluang Bicarakan Moeldoko
"Daripada mencoba mengambil alih kepemimpinan di Partai Demokrat, membegal partai orang lain, bikin partai sendiri. Toh sekarang kita lihat Pak Amien Rais bikin partai sendiri Partai Ummat. Ada saudara Anis Mata Partai Gelora," ujar Andi.
Lagi pula, lanjut Andi, dari dulu ada begitu banyak jenderal purnawirawan TNI yang mendirikan partai.
Seperti Prabowo Subianto dengan Partai Gerindra, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Partai Demokrat, hingga Wiranto dengan Partai Hanura.
"Kan enak bikin sendiri, gagah. Kalau itu baru kita bisa bergandeng tangan," ujar Andi.
Andi mempersilahkan bila Moeldoko ingin mendirikan partai yang besar.
Namun, Andi memastikan akan memberikan perlawanan bila Moeldoko ingin mengambilalih Partai Demokrat dengan cara-cara inkonstitusional.
"Monggo bikinlah partai besar. Tapi kalau mau mengambil alih dengan KLB abal-abal, pasti kita lawan," tegas Andi.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Andi Mallarangeng: Solusi Terbaik Adalah Moeldoko Menyadari Kesalahan, Kemudian Meminta Maaf, https://www.tribunnews.com/nasional/2021/03/16/andi-mallarangeng-solusi-terbaik-adalah-moeldoko-menyadari-kesalahan-kemudian-meminta-maaf.
Penulis: Lusius Genik Ndau Lendong
Editor: Hendra Gunawan