Berita Sulut

Politisi PDIP 'Meradang', Gegara Jabatan Sekprov Sulut Digiring ke Isu Identitas Etnis

Pangkal soalnya, menyangkut pernyataan koleganya sesama Anggota DPRD menyangkut jabatan Sekprov Sulut baiknya jadi jatah Bolaang Mongondow Raya

Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Christian Wayongkere
Fabian Kaloh 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Politisi PDIP, Fabian Kaloh yang juga Anggota DPRD Sulut meradang.

Pangkal soalnya, menyangkut pernyataan koleganya sesama Anggota DPRD

menyangkut jabatan Sekprov Sulut baiknya jadi jatah Bolaang Mongondow Raya.

Fabian yang juga bekas birokrat menilai jabatan Sekprov tidak boleh dijadikan bargaining politik, 

Baca juga: Sulut Kandidat Peraih Paritrana Award, Wagub Paparkan Program Ketenagakerjaan di Hadapan Juri

Baca juga: Dapat Kejutan, Kepala Perwakilan BI Sulut Arbonas Hutabarat Jelaskan Tentang TP2DD

Baca juga: Pengamat Politik Jefry Paat: Jabatan Sekprov Sulut Harus Memenuhi Syarat dan Kriteria ASN

"Tidak bisa mengedepankan identitas. Janganlah membangun opini yang akan membawa pemahaman yang keliru," ujar Mantan Pejabat PNS Pemkot Bitung ini

Menurutnya, ada mekanisme yamg telah diatur sesuai UU dan Peraturan yang berlaku. 

Edwin Silangen, AGK dan Tahlis Gallang
Edwin Silangen, AGK dan Tahlis Gallang (Kolase / Tribun manado / Ryo Noor)

"Seleksinya harus dilakukan secara terbuka dan kompetitif di kalangan PNS dengan memperhatikan syarat kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan latihan, rekam jejak jabatan,

dan integritas serta persyaratan lain yang dibutuhkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," katanya.

Baca juga: Reaksi Mengejutkan Kaesang Pangarep Anak Jokowi, Soal Isu Pernikahannya Dengan Nadya Arifta

Baca juga: Istri Anton Medan Terus Pegangi Tangan Suaminya, Tertunduk dan Terisak Saat Baca Surat Yasin

Baca juga: Kubu Moeldoko Optimistis Diakui Kemenkumham, Bilangnya KLB abal-abal dan Ilegal, Kenapa Galau

Sebelumnya, Rasky Mokodompit , Anggota DPRD Sulut menggaungkan kembali konstelasi Sekprov Sulut diberikan ke etnis Bolmong Raya.

Hal ini menyusul panasnya kursi Sekprov, setelah Edwin Silangen santer dikabarkan bakal menjabat posisi Komisaris Utama Bank Sulut Gorontalo.

Politisi Partai Golkar ini mengatakan, kader Bolmong Raya di jajaran eselon II Pemprov Sulut termasuk minim.

Baca juga: Jokowi Presiden 3 Periode Bikin Amien Rais Curiga, Pernyataan Amien Disebut Cenderung Suudzon

Baca juga: Virus Corona B117 Lebih Menjangkit, Dinkes Minsel Imbau Warga Waspada

Ada 3 yang mengisi jabatan eselon II, yakni Bahagia Mokoagow (Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sulut),

Abdulah Mokoginta (Kepala Biro Pembangunan), dan Hanny Wajong (Kepala Biro Ekonomi dan SDM)

Belakangan, Bahagia Mokoagow bakal pensiun, kans kader Bolmong Raya bakal berkurang.

Baca juga: Chord Los Dol - Denny Caknan, Kunci Gitar Dasar G, Lirik Lagu Los Dol Ndang Lanjut Lehmu WhatsApp-an

Baca juga: Vakum 2 Tahun, Kini Ferrari Kenalkan 2 Model Teranyar Lewat Distributor Baru, Berikut Spesifikasinya

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved