Breaking News:

Kudeta Myanmar

Junta Militer Myanmar Terancam Digulingkan dengan Revolusi, Ini Sumpah Pemimpin Sipil

Pemerintah sipil Myanmar mengungkapkan tekadnya dan bersumpah akan menggulingkan kepemimpinan junta militer dengan jalan revolusi.

Editor: Aldi Ponge
AP PHOTO
Pengunjuk rasa anti-kudeta mengangkat tangan mereka dengan tangan terkepal selama demonstrasi di dekat Stasiun Kereta Api Mandalay di Mandalay, Myanmar, Senin (22/2/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Junta militer Myanmar bakal ditumbangkan revolusi sipil yang mulai digulirkan

Dikatahui, pemerintah sipil Myanmar dipimpin oleh Mahn Win Khaing Than.

Sejumlah pejabat dari partai berkuasa, Liga Nasional Demokrasi (NLD) saat ini masih bersembunyi.

Pemerintah sipil Myanmar mengungkapkan tekadnya dan bersumpah akan menggulingkan kepemimpinan junta militer dengan jalan revolusi.

Pemerintahan sipil Myanmar dipimpin oleh sosok yang dipilih para legislator sebelum mereka diberhentikan oleh junta militer yang melakukan kudeta, Februari lalu.

Khaing Than mengungkapkan janjinya pada Sabtu (13/3/2021) waktu setempat, melalui Facebook.

“Ini adalah momen terkelam bagi negara ini, dan sekarang fajar sudah semakin dekat,” ujarnya di media sosial tersebut dikutip dari Al-Jazeera.

Panglima AD Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing.
Panglima AD Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing. (AFP/YE AUNG THU)

Mahn Win Khaing Than ditunjuk sebagai wakil presiden sementara pada pekan lalu, oleh perwakilan dari legislator Myanmar yang diberhentikan, Komite Perwakilan Pyidaungsu Hluttaw (CRPH).

Mereka berusaha untuk mendorong pengakuan sebagai pemerintahan yang sah.

Mereka mengumumkan niatnya untuk menciptakan negara demokrasi federal dan para pemimpinnya telah bertemu dengan perwakilan dari organisasi etnis bersenjata terbesar di Myanmar.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved