Kisah

Cerita Rasminah, 4 Kali Menikah, Mengaku Bahagia di Pernikahan Keempat, Sebelumnya Hanya Terpaksa

Empat kali menikah. Pernikahan pertama di usia 13 tahun. Tiga kali menikah mengaku tak bahagia. Inilah cerita seorang perempuan bernama Rasminah.

Istimewa
Rasminah menjadi salah satu korban nikah dini yang dipaksa nikah dengan kakek-kakek hingga menikah 4 kali dan ditinggal suami 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Empat kali menikah. Pernikahan pertama di usia 13 tahun.

Tiga kali menikah mengaku tak bahagia.

Nanti pada pernikahan yang keempat barulah merasakan apa itu bahagia bersama suami yang ke 4.

Baca juga: Nama-nama Mahasiswa Yang Meninggal Karena Minuman Keras, Kejadian di Salatiga

Baca juga: Jelang Real Madrid VS Elche, Prediksi Pemain Los Blancos Yang Akan Diturunkan Nanti Malam

Baca juga: DOA Ketika Bangun Tidur, Bahasa Arab, Latin dan Indonesia, Simak Juga Doa-doa Lainnya

Rasminah menjadi salah satu korban nikah dini yang dipaksa nikah dengan kakek-kakek hingga menikah 4 kali dan ditinggal suami

Inilah cerita seorang perempuan bernama Rasminah.

Cerita lengkap kisahnya yang menikah sebanyak empat kali.

Dia adalah korban pernikahan dini.

Meski baru berusia 13 tahun dia sudah harus berumah tangga.

Rasminah saat itu dipaksa menikah dengan alasan ekonomi.

Pada pernikahan ketiganya, ia bahkan harus menikah dengan kakek-kakek kaya raya.

Rasminah (34), mantan korban perkawinan anak sekaligus penyandang disabilitas asal Kabupaten Indramayu ini terus melakukan perlawanan.

Bersama Endang Wasrinah dan Maryati, Rasminah dibantu Koalisi Perempuan Indonesia (KPI), Rasminah terus berjuang mengentaskan perkawinan anak di usia dini.

Usaha mereka pun berhasil, setelah melakukan perdebatan alot di DPR, akhirnya revisi UU Perkawinan No.1/1974 soal usia kawin perempuan dikabulkan.

Pada tahun 2019, pasal soal usia kawin bagi perempuan akhirnya dirubah dari semula 16 tahun menjadi 19 tahun.

Namanya pun kini mulai dikenal banyak publik seusai mendapat penghargaan dari Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) atas prestasinya dalam upaya pencegahan perkawinan anak di Kabupaten Indramayu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved