Breaking News:

Kotamobagu Pangkas DAU dan DBH Rp 28 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Pemangkasan anggaran dilakukan setelah penetapan APBD akhir tahun lalu.

Theza Van Gobel
Sekkot Sande Dodo 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu diminta melakukan pemangkasan atau refocusing dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH).

Pemangkasan anggaran dilakukan setelah penetapan APBD akhir tahun lalu.

Selain melakukan pemangkasan sebesar 25 persen untuk kegiatan infrastruktur, pemulihan ekonomi, bantuan sosial dan lainnya, Pemkot Kotamobagu melakukan pemangkasan sebesar minimal 8 persen untuk pelaksanaan program vaksinasi di Kota Kotamobagu tahun 2021.

Sekretaris Kota (Sekot) Kotamobagu Sande Dodo mengatakan, refocusing anggaran sebesar dua puluh lima persen dan delapan persen murni dari DAU dan DBH.

“Ini sesuai PMK (Peraturan Menteri Keuangan). Pemangkasan dua puluh lima persen dan minimal delapan persen itu, dihitung dari total DAU dan DBH kurang lebih Rp 360 miliar,” ujar Dodo, Selasa (9/3/2021).

Adapun khusus pemangkasan delapan persen, untuk hitungan sementara kurang lebih Rp 28 miliar.

“Itu untuk operasional program vaksinasi di Kota Kotamobagu, termasuk perjalanan dan insentif tenaga medis,” jelasnya.

Sedangkan batas pelaporan ke Pemerintah Pusat paling lambat 14 Maret 2021.

“Jadi ada dua terkait refocusing yakni 25 persen dan 8 persen. Saat ini, kita sedang melakukan proses itu,” tambahnya.

Diketahui hingga saat ini, Kotamobagu telah melaksanakan vaksinasi hingga tahapan kedua, dimana beberapa kelompok yang rentan terpapar virus (selain Tenaga Kesehatan) mengikuti vaksinasi ini.

Mulai dari TNI, Polisi, ASN, hingga wartawan. Wartawan dinilai sangat rentan sebab mobilitas yang tinggi serta tuntutan pekerjaan dimana setiap wartawan harus turun ke lapangan demi mendapatkan informasi. (*)

Penulis: Theza Gobel
Editor: Charles Komaling
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved