Breaking News:

Berita Bolmong

12 Bakal Calon Kepala Madrasah Bolmong Ikut Ujian Kompetensi dan Pengawas

Muhtar Bonde menjelaskan, untuk pelakasnaan ujian kompetensi kepala madrasah dan pengawas se Provinsi Sulut dibagi sesuai lima zona.

tribunmanado.co.id/Siti Nurjanah
Ujian Kompetensi Bakal Calon Kepala Madrasah dan Pengawas, di MTs Negeri Bolmong, Rabu (10/3/2021). 

Manado TRIBUNMANADO.CO.ID - Bakal Kepala madrasah negeri di lingkup Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mengikuti ujian kompetensi bakal calon kepala madrasah dan pengawas, di sekolah MTs Negeri I Bolmong, Rabu (10/3/2021).

Kepala Kemenag Bolmong Muhtar Bonde menjelaskan, untuk pelakasnaan ujian kompetensi kepala madrasah dan pengawas se Provinsi Sulut dibagi sesuai lima zona.

Kelima zona itu di antaranya, zona satu Manado dan Bitung dilaksanakan di Manado, Zona dua Minahasa Raya dilaksanakan di Kawangkoan, zona tiga Kotamobagu, Boltim dan Bolsel dilaksanakan di Kotamobagu, zona empat Bolmong dan Bolmut dilaksanakan di Mts Negeri 1 Bolmong dan terakhir zona lima Kepulauan Sangihe, Talaud dan Sitaro dilaksanakan di Tahuna.

"Nah kita kebagian zona empat, jadi di zona empat itu Bolmong dan Bolmut yang akan dilaksanakan hari ini di MTs Negeri Bolmong mulai pukul 13.00 hingga 15.00 Wita, dan pelaksanaannya hanya satu hari," jelasnya, kepada Tribunmanado.co.id, Rabu (10/3/2021).

Sementara itu, untuk peserta ujian kompetensi bakal calon kepala madrasah dan pengawas dari Bolmong sebanyak 12 orang dengan rincian, bakal calon Kepala Madrasah Ibtidaiyah 6 orang, Kepala Madrasah Tsanawiyah 4 orang dan Kepala Madrasah Aliyah 2 orang.

Ia menambahkan, mereka yang dipandang memenuhi syarat menduduki sebagai kepala madrasah maupun pengawas, harus mengikuti diklat.

"Karena untuk memenuhi syarat sebagai kepala madrasah harus memiliki sertifikat diklat calon kepala madrasah (diklat cakep). Jadi tidak serta merta seorang guru diangkat sebagai kepala madrasah, jadi masih harus ikut ujian cakep," ucapnya.

Ia pun berharap, dalam uji kompetensi para bakal calon kepala madrasah bersaing sehat.

"Silahkan bersaing secara sehat untuk menunjukan kepantasan menjadi kepala madrasah nantinya," ujarnya.

Sementara itu Ia menjelaskan, penilaian tersebut teruntuk yang sudah 4 tahun masa kerja menjabat sebagai kepala madrasah, dilakukan ujian penilaian kepala madrasah, jika nilai ujiannya mencapai angka 91 ke atas, maka secara otomatis masa jabatannya bisa diperpanjang 1 periode atau selama 4 tahun.

Halaman
12
Penulis: Siti Nurjanah
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved