Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gejolak di Partai Demokrat

Kesaksian Pengurus Demokrat Kotamobagu, 3 Kali Teken Surat Pernyataan Dukung dan Tidak Moeldoko

Ternyata sebelum seluruh peserta Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat menyatakan mendukung penuh kepemimpinan Moeldoko

Editor: Aswin_Lumintang
Kompas TV Youtube
Moeldoko berpidato perdana sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB di Deli Serdang (5/3). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Ternyata sebelum seluruh peserta Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat menyatakan mendukung penuh kepemimpinan Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, sempat terjadi 'gejolak' yang menyebabkan para peserta tiga kali menandatangani surat pernyataan.

Pertama surat pernyataan mendukung penuh kepemimpinan Jenderal (Purn) Moeldoko, kemudian surat kedua isinya tidak mendukung mantan Panglima TNI itu sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Nanti pernyataan ketiga yang isinya menegaskan kembali bahwa Moeldoko menjadi suksesor kepemimpinan Partai Demokrat.

Moeldoko berpidato perdana sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB di Deli Serdang (5/3).
Moeldoko berpidato perdana sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB di Deli Serdang (5/3). (Kompas TV Youtube)

Wakil Ketua DPC Kota Kotamobagu, Gerald Piter Runtuthomas memberikan kesaksiannya terkait pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang yang diinisiasi Jhoni Allen Marbun Cs.

Awalnya Gerald mengaku bahwa dia menghadiri kongres dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua DPC Kota Kotamobagu.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Jabodetabek Selasa 9 Maret 2021, Data BMKG Berikut Wilayah Berpotensi Hujan

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 3 SD Halaman 171-176, Buku Tematik Perkembangan Teknologi

Sebagai wakil, Gerald tidak memiliki hak suara yang sah untuk melakukan pemilihan ketua umum (Ketum).

Namun, kata Gerald, ada satu hal yang menurutnya sangat aneh.

Yaitu suara yang diberikannya, yang harusnya tidak sah, justru disahkan begitu saja oleh pantai kongres.

"(Saya) tidak ada hak suara, tetapi disahkan, dimasukkan untuk melengkapi administrasi sebagai punya hak suara. Itu kan aneh," ujar Gerald dalam testimoninya di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (8/3/2021).

Gerald mengungkapkan, di kongres tersebut hanya ada 32 orang yang memiliki hak suara resmi dari total 412 peserta yang hadir.

Informasi itu diperoleh Gerald setelah melakukan kroscek kepada para peserta KLB.

"Yang saya tahu, setelah tanya-tanya di lokasi kongres, yang punya hak suara hanya sekira 32 DPC dari 412 peserta. Ini kan jadi aneh juga," katanya.

Selain itu, seusai Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko terpilih sebagai Ketum Partai Demokrat versi KLB, para peserta diminta menandatangani tiga surat pernyataan.

Tandatangan dilakukan oleh seluruh peserta kongres di atas materai Rp 10 ribu.

Inti dari surat pernyataan yang pertama yaitu mendukung penuh Moeldoko menjadi Ketua Umum Partai Demokrat.

FOTO Kolase: Moeldoko dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Update info terbaru soal Partai Demokrat Hari Ini Senin 8 Maret 2021.
FOTO Kolase: Moeldoko dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Update info terbaru soal Partai Demokrat Hari Ini Senin 8 Maret 2021. (Kolase Wartakotalive.com/Kompas.com/Kristianto Purnomo/Antara Foto/Muhammad Adimaja)
Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved