Breaking News:

Bitung Ekspor Perdana Ikan Tuna Beku ke Australia

Atas nama KPPBC TMP C Bitung, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada CV Ken Jaya Perkasa atas ekspor perdana produk perikanan ke Australia

KOMPAS.com/YOGA SUKMANA
Ikan Tuna Sirip Kuning 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Dinas Perikanan Provinsi Sulawesi Utara, dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara Berhasil mewujudkan ekspor perdana CV Ken Jaya Perkasa berupa frozen tuna dengan berat total 10 ton ke Australia dari Pelabuhan Hub Internasional Bitung, Senin (8/3/2021).

Agung Riandar Kurnianto selaku Kepala Kantor Bea Cukai Bitung turut hadir secara langsung untuk menyaksikan pelepasan ekspor perdana ini di Desa Tontalete Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

"Atas nama KPPBC TMP C Bitung, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada CV Ken Jaya Perkasa atas ekspor perdana produk perikanan ke Australia melalui Pelabuhan Hub International Bitung. Semoga ini merupakan awal yang baik untuk CV. Ken Jaya Perkasa dalam mengembangkan perusahaan dan mengenalkan produk Sulawesi Utara ke masyarakat dunia," ujar Agung, Senin (8/3/2021).

Agung mengungkapkan harapannya kepada CV Ken Jaya Perkasa, bahwa dengan ekspor perdana ini bisa menambah potensi muatan kontainer ekspor sehingga menarik minat perusahaan pelayaran internasional untuk membuka jalur pelayaran langsung ke luar negeri.

Dia menjelaskan kesiapan Bea Cukai Bitung untuk memfasilitasi CV Ken Jaya Perkasa dalam hal pengembangan usaha.

"Kami siap memberikan bantuan dan dukungan kepada CV Ken Jaya Perkasa dalam pengembangan usaha dengan memanfaatkan fasilitas kepabeanan yang ada seperti Fasilitas Kawasan Berikat, Fasilitas KITE dan juga proses kepabeanan lainnya yang dibutuhkan serta dapat kami sampaikan semua layanan kami tanpa biaya," jelasnya.

Susan Lonteng, Komisaris CV. Ken Jaya Perkasa, menyambut baik harapan - harapan, motivasi, dan dorongan yang disampaikan oleh stakeholders.

"Terima kasih untuk pihak - pihak terkait yang menyukseskan kegiatan ekspor ini. Dengan semua dukungan yang ada kami sadar bahwa ternyata kami tidak bergerak sendiri. Ada andil orang - orang hebat dari karantina, kelautan, dan bea cukai," kata Susan.

Susan berharap bahwa dengan dukungan ini akan terus mendorong perusahaan agar dapat terus berkontribusi untuk memajukan Provinsi Sulawesi Utara dengan menghasilkan produk - produk perikanan yang unggul dan diterima di mancanegara.

Acara dilanjutkan dengan penyegelan kontainer yang dilakukan oleh Kepala Kantor Bea Cukai Bitung, Agung Riandar Kurnianto, Penempelan Stiker Segel Karantina Ikan oleh Hatta Arisandi, Kepala BKIPM Manado, dan Pelepasan Balon oleh perwakilan stakeholder yang hadir.

Terpisah Julianto Firdaus Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Bitung, selang tahun 2021 ini data devisa ekspor melalui pelabuhan Hub International Bitung, dari sektor perikanan, minyak kelapa, CPO dan turunannya, produk kelapa dan olahannya dan produk perkebunan rempah-rempah.

"Untuk produk perikanan USD 13,9 juta, minya kelapa, CPO dan turunannya USD 63,94 juta, produk kelapa dan olahannya USD 3,7 juta dan produk perkebunan USD 3,41 juta," tambah Julianto. (*)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Charles Komaling
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved