Breaking News:

Kudeta Myanmar

Sejarah Negara Myanmar, Dulu Bernama Burma, Presiden Amerika Joe Biden Belum Akui

Mereka mulai mengakui setelah Myanmar mulai menerapkan demokrasi. Kendati begitu, Amerika masih menggunakan nama Burma.

Editor: Aldi Ponge
Seqoya / Shutterstock.com
Balon udara di Bagan, Myanmar. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejarah negara Myanmar yang dulunya bernama Burma.

Dulu Burma adalah negara jajahan Inggris dan masuk provinsi India.

Nama Myanmar mulai digunakan oleh militer. Namun, banyak negara tak mengakuinya.

Mereka mulai mengakui setelah Myanmar mulai menerapkan demokrasi.

Kendati begitu, Amerika masih menggunakan nama Burma.

Warga mengikuti aksi protes menolak kudeta militer di Yangon, Myanmar, Selasa (2/3/2021). Gambar diambil dari balik jendela. )
Warga mengikuti aksi protes menolak kudeta militer di Yangon, Myanmar, Selasa (2/3/2021). Gambar diambil dari balik jendela. ) (ANTARA FOTO/REUTERS/Stringer/WSJ/djo(ANTARA/REUTERS/STRINGER)

Kini Myanmar genting lantaran adanya kudeta militer terhadap pemerintahan sipil.

Militer Myanmar atau juga dikenal dengan sebutan Tatmadaw melakukan kudeta sejak 1 Februari 2021 lalu.

Ini merupakan kudeta ketiga kalinya yang dilakukan militer sejak negara itu merdeka dari pendudukan Inggris pada 1948 lalu.

Seperti dilansir dari The Indian Express, dahulunya negara Myanmar bernama Burma. Namun pada 1989, militer di negara itu mengubahnya menjadi Myanmar.

Bukannya tanpa alasan pihak militer mengubah nama Burma menjadi Myanmar.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved