Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sandiaga Uno

Bawa Sinyal di Likupang, Sandiaga Uno Hubungi Menteri Komunikasi dan Informatika

"Kalau jaringan waduh, ini yang jadi masalah," kata dia kepada Tribun Manado Sabtu (6/3/2021) pagi di Hotel Paradise Minut.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Arthur Rompis
Segala tentang Likupang dikagumi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno. Dari pantai, alam, kuliner hingga home stay. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Segala tentang Likupang dikagumi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno. 

Dari pantai, alam, kuliner hingga Home Stay. Kecuali satu.

"Kalau jaringan waduh, ini yang jadi masalah," kata dia kepada Tribun Manado Sabtu (6/3/2021) pagi di Hotel Paradise Minut. 

Sandiaga akui alami masalah susah sinyal di Likupang. 

Sampai-sampai ia minta wartawan memviralkan susah sinyal itu. 

"Jaringan dasar saja belum ada. Tolong viralkan," ujarnya. 

Menurut Sandiaga, sport tourism tak mungkin diadakan bilamana tak ada sinyal. Begitu pula jika hendak digelar hajatan MICE.

"Padahal Likupang punya potensi jadi area sport tourism dan MICE," ujar dia. 

Sandiaga mengaku telah menghubungi Menteri Komunikasi dan Informasi untuk segera memasang piranti komunikasi penerima sinyal BTS. 

Dia juga telah berkomunikasi dengan direktur utama dan komisarus utama salah satu provider untuk segera menyiapkan jaringan di kawasan Likupang. 

"Jaringan harus ada. Karena itu infrastruktur utama selain jalan," kata dia. 

Saat mengunjungi desa wisata di Desa Marinsow, Sandiaga kembali mengulang soal sinyal.

"Ini bisa diberdayakan jika ada jaringan internet," kata dia. 

Penelusuran Tribun Manado, jaringan di desa desa terkait KEK Likupang tidak merata. 

Ada yang kecepatannya sedang. Ada pula yang sangat lemah. 

Sinyal yang tergolong baik hanya di dua desa yakni Marinsow dan Pulisan. 

Namun jaringan hanya dilayani satu provider saja. 

Bisa ditebak, jika ponsel dengan provider lain bakal ngangur di sana. Di lokasi penyambutan Sandiaga di pantai KEK Pulisan, 
tanda X berkali kali muncul di ponsel para peserta.

Padahal banyak yang ingin melakukan live facebook atau instagram.

"Sinyal disini memang buruk sekali," kata Markus salah satu warga. 

Dikatakan Markus, banyak turis yang komplain hal itu. 

Gara gara sinyal buruk, kenikmatan tidak terasa paripurna.

"Para turis ingin melakukan lebih banyak lagi dengan internet tapi tak bisa. Mereka jadi gemas" kata dia. 

Sebutnya, akhir akhir ini keadaan membaik dengan hadirnya salah satu provider internet. Tapi ngadat internet masih kerap terjadi. 

Di Desa Kinunang, lebih parah lagi. Warga harus menuju ketinggian untuk menjemput sinyal.

"Banyak pemuda yang hanya sekedar mengupdate status saja musti pergi ke tempat," kata Markus seorang warga.

Sebut Markus, ia sudah memasang dua penguat sinyal agar anaknya tak lagi keluar malam untuk cari sinyal. 

Tapi sinyal tetap sulit terjangkau. 

Niko Oleh Hukum Tua di Desa Kinunang mengeluhkan sulitnya sinyal internet di desa itu.

"Di sini sinyal susah sekali, hanya ada beberapa tempat yang ada sinyal. Itu pun tak lancar," kata dia saat dijumpai Tribun Manado Sabtu (6/3/2021) di lokasi KEK. 

Sebut dia, salah satu tempat yang punya sinyal bagus adalah balai desa yang berada di ketinggian. 

Tempat itu dipadati para milenial yang internetan.

"Banyak yang adu mujur cari sinyal. Mereka berada disana sampai malam," beber dia. 

Ia berharap datangnya Sandiaga Uno dapat membawa sinyal internet di desa itu. (art) 

Baca juga: Wanita Ini Kaget Temukan Ruang Rahasia di Balik Cermin, Temukan Hal Aneh di Dalam

Baca juga: 1.000 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Bolsel Sulut, Pedagang di Pasar Siap-siap Divaksin 

Baca juga: Peringatan Dini Besok Senin 8 Maret 2021, BMKG: Potensi Cuaca Ekstrem Hujan Lebat dan Angin Kencang

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved