Breaking News:

Berita Bolmong

Prihatin Atas Kasus Bullyng di Kotamobagu, Farida Mooduto Harap Tak Akan Terjadi di Wilayah Bolmong

Kepala Dinas PPPA Bolmong Farida Mooduto mengaku prihatin atas peristiwa bullyng yang terjadi di Kotamobagu.

tribunmanado.co.id/Siti Nurjanah
Kadis PPPA Bolmong Farida Mooduto. 

Manado TRIBUNMANADO.CO.ID - Beberapa hari yang lalu publik digegrkan dengan video bullyng di Kotamobagu.

Di mana dalam video yang beredar bullyng dilakukan beramai oleh tiga remaja kepada seorang lainnya.

Kasus tersebut membuat prihatin jagat maya, dan mendapat perhatian serius Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Di mana pada awal tahun 2020 terdapat kasus serupa dan terjadi di Bolmong.

Kepala Dinas PPPA Bolmong Farida Mooduto mengaku prihatin atas peristiwa bullyng yang terjadi di Kotamobagu.

Farida Mooduto kepada tribunmanado.co.id, Kamis (4/3/2021), menjelaskan, sebelumnya di Kabupaten Bolaang Mongondow juga pernah terjadi hal serupa pada awal tahun 2020 di SMK Bolaang, sehingga Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) dalam hal ini deputi perlindungan anak turun langsung ke Bolaang Mongondow.

"Alhamdulillah, sejak kejadian itu, Dinas PP dan PA Kabupaten Bolaang Mongondow gencar memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, sehingga kejadian seperti itu tidak terjadi lagi dan semoga tidak akan pernah terjadi lagi di Bolaang Mongondow," jelasnya.

Ia menambahkan, saat dirinya mendapat pemberitahuan, terkait video buli yang viral, dirinya langsung mengecek karena dialek dan aksen dari anak tersebut berasal dari Bolaang Mongondow Raya (BMR).

"Dan pada malam hari saya memdapat informasi akurat bahwa itu dari wilayah Kota Kotamobagu. Kejadian di Kota Kotamobagu memang menyedihkan, mengingat kita satu wilayah BMR, saya prihatin karena terjadi lagi kasus yang sama seperti tahun 2020," ujarnya.

Lanjutnya, mengingat di kondisi pandemi yang dalam proses belajar kebanyakan daring, menurutnya peran orang tua sangat penting dan menjadi perhatian kita semua, untuk dapat mengontrol dan memberi edukasi kepada anak.

"Kami dari dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bolaang Mongondow, merasa prihatin dengan kejadian seperti ini terjadi lagi di wilayah Bolaang Mongondow Raya," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Siti Nurjanah
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved