BUMN
Said Aqil Dikritik JCW: Contoh Tidak Baik Kyai Jadi Komut BUMN PT KAI
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj ditunjuk Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Komisaris Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI). Dikritik pihak JCW.
TRIBUNMANADO.CO.ID - KH Said Aqil Siradj dikritik setelah ditunjuk Menteri BUMN Erick Thohir menjadi Komisaris Utama PT kereta Api Indonesia (KAI).
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) itu sebagaimana telah mengemban tugas sebagai Komisaris Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Penunjukan Said Aqil sebagai Komut PT Kai menuai kritik dari Jogja Corruption Watch ( JCW ).

(Foto: Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj ditunjuk Menteri BUMN Erick Thohir sabagai Komut PT Kai./KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN)
Pasalnya, JCW menganggap Sang Kyai tak memberi contoh yang baik.
"Jika KH Said Aqil Siradj tidak segera mengundurkan diri dari salah satu jabatan yang dipegangnya saat ini,
maka ada kesan KH Said Aqil Siradj memberikan contoh tidak baik bagi pejabat lainnya," tutur Aktivis JCW Baharuddin Kamba, Kamis (4/3/2021).
Sebelum ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT KAI, KH Said Aqil Siradj merupakan Anggota Dewan Pengarah BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila).
"JCW meminta kepada KH Said Aqil Siradj untuk mundur dari salah satu jabatannya," imbuh Kamba.
Kamba mengungkapkan, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 42 Tahun 2018 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas lainnya
bagi Pimpinan, Pejabat, dan Pegawai BPIP, besaran Hak Keuangan Ketua Dewan Pengarah BPIP adalah Rp 112.548.000 per bulan.
Sementara gaji anggota dewan pengarah sebesar Rp.100.811.000 per bulan.
Alasan Menteri BUMN Erick Thohir Tunjuk KH Said Aqil
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengungkapkan alasan mengapa Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj diangkat menjadi Komisaris Utama di PT Kereta Api Indonesia (Persero).
Salah satu pertimbangnnya, lanjut Arya, Said Aqil berpengalaman di dunia bisnis. Dia pernah menjabat Komisaris Utama Bursa Komoditi
dan Derivatif Indonesia atau Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX).
“Jadi beliau sudah punya pengalaman yang banyak mengenai pengelolaan bisnis dan sebagai komisaris.
Jadi bukan sesuatu yang baru bagi beliau, beliau paham bagaimana jalannya sebuah market perusahaan dan sebagainya,” ujar Arya, Rabu malam (3/3/2021).
Juru bicara Erick Thohir ini menambahkan, alasan lainnya Said Aqil ditunjuk jadi Komisaris PT KAI karena BUMN membutuhkan seorang tokoh yang bisa diteladani.
“Jadi kan beliau bisa membangun nilai-nilai kebangsaan di BUMN, karena beliau seorang ulama besar juga,” kata Arya.
Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menujuk Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Sirodj
menjadi Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen PT Kereta Api Indonesia atau KAI (Persero).

(Foto: PT KAI Daop 4 Semarang melakukan penyemprotan disinfektan pada Kereta Api Argo Muria jurusan Semarang tujuan Gambir, Minggu (15/03/20). (Tribunnews.com)
Pengangkatan Said Aqil ini sendiri dibenarkan oleh salah satu Komisaris Independen PT KAI Riza Primadi.
“Iya benar mas (Said Aqil ditujuk jadi Komisaris Utama PT KAI),” ujar Riza saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (3/3/2021).
Dengan perubahan tersebut, maka komposisi Komisaris PT KAI yang baru sebagai berikut:
Prof Dr KH Said Agil Sirodj (Komut merangkap Komisaris Independen)
Riza Primadi (Komisaris Independen)
Rochadi (Komisaris Independen)
Diah Nataliza (Komisaris)
Chairul Anwar (Komisaris)
Cris Kuntadi (Komisaris)
Freddy Haris (Komisaris)
Pungky Sumadi (Komisaris).
(Kompas TV/Kompas.com)
Tautan:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/anggota-jcw-baharuddin-kamba-menganggap-said-aqil-jadi-komut-pt-kai-tak-memberi-contoh-yang-baik.jpg)