Breaking News:

News

Dua Sejoli Laki-laki Kelas 7 dan Perempuan Kelas 9 SMP Menikah, Satu Sekolahan, Pernikahan Dini 2021

Kedua sejoli calon pengantin masih berstatus pelajar SMP. Pernikahan dini di Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara.

Tribun Jateng
Pernikahan dini di Buton, Sulawesi Tenggara. Dua siswa SMP menikah. 

"Kalau kita lihat faktornya karena mereka hamil. Hamil ini pasti banyak latar belakangnya, seperti perkembangan IT, pergaulan bebas, karena tidak ada aktivitas libur sekolah," kata Erny.

(Ilustrasi - Penikahan dini remaja)

Erny menjelaskan faktor umum penyebab pernikahan dini masih serupa seperti di tahun-tahun sebelumnya.

Di antaranya broken home dan putus sekolah sehingga berpikir pendek untuk menikah agar dapat terbantu oleh pasangannya.

Adapun kecamatan di Lombok Barat yang mencatat angka kasus tertinggi yakni di Kecamatan Sekotong.

Kecamatan ini juga merupakan daerah di mana seorang siswa SMK menikahi dua gadis dalam dua pekan.

Berita terkait pernikahan siswa SMK ini kemudian menjadi viral.

Disampaikan Erny, angka pernikahan dini di Lombok Barat menepati peringkat ketiga setelah Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Tengah.

Untuk menekan angka pernikahan dini, pihak Pemkab Lombok Barat telah melakukan banyak hal,

Halaman
1234
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved