Breaking News:

Berita Bolmut

Bahas Penyusunan RKPD, Bupati Depri Pontoh Libatkan Partisipasi Masyarakat

Konsultasi Publik Penyusunan RKPD Tahun 2022 dan perubahan RPJMD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

tribunmanado.co.id/Mejer Lumantow
Sekda Bolmut, Asripan Nani. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) melakukan pembahasan terkait konsultasi publik penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022 dan perubahan RPJMD. 

Bupati Bolmut Depri Pontoh melalui Sekretaris Daerah Asripan Nani menyampaikan, Konsultasi Publik Penyusunan RKPD Tahun 2022 dan perubahan RPJMD Kabupaten Bolmut Tahun 2018-2023 ini merupakan rangkaian dari proses penyusunan dokumen perencanaan daerah secara partisipatif. 

"Tujuannya adalah untuk menjaring aspirasi dan kebutuhan masyarakat sesuai potensi dan permasalahan yang dihadapi guna mengoptimalkan hasil pembangunan di kabupaten bolmut," kata Sekda kepada tribunmanado.co.id.

Untuk itu, kata Sekda, partisipasi masyarakat khususnya dalam perencanaan merupakan hal yang sangat penting. 

"Partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan merupakan salah satu wahana pemberdayaan masyarakat untuk berperan dalam proses pengambilan keputusan, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan pembangunan daerah," jelas Sekda.

Sekda mengatakan, tahapan konsultasi publik ini juga merupakan upaya penjaringan saran/masukan dari instansi/lembaga terkait maupun kelompok/organisasi masyarakat, organsiasi kepemudaan, tokoh masyarakat untuk melengkapi dan menyerpurnakan rancangan RKPD tahun 2022 dan perubahaan RPJMD tahun 2018-2023.

Dijelaskannya, isu mengenai angka kemiskinan dan gini ratio yang masih tinggi, SDM masyarakat yang berdaya saing serta peningkatan kwalitas dab daya saing produk Lokal masih menjadi domain dalam berbagai aspek pembangunan khususnya di kabupaten bolmut.

"Oleh karena itu, dalam rangka peningkatan kinerja program maka perlu adanya komitmen yang kuat dari berbagai stackholder," ujarnya.

Melalui kesempatan tersebut juga, Sekda berharap kepada seluruh komponen pelaku pembangunan yang hadir untuk memberikan sumbagan pemikiran.

Agar melalui forum konsultasi publik ini dapat mengakomodir berbagai aspirasi masyarakat yang akan dipadukan dengan kebijakan dan program pembangunan pemerintah.  

"Yang terpenting adalah adanya singkronisasi dan sinergitasi antar/inter program pembagunan yang diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi wilayag serta menjawab pernasalahan dan kebutuhan ditahun 2022," tambahnya.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan bahwa melalui forum konsultasi publik ini juga diharapkan dapat di inventarisir dan merumuskan permaslahaan-permaslahan pembangunan.

Sekaligus alternatif pemecahanya, yang di wujud kongritnya berupa program/kegiatan yang mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi dan menjawab permasalahan mendesak di tahun 2022.

"Seperti program kegiatan strategis yang dapat memberdayakan, membangkitan partisiapsi masyarakat, pengagulangan kemiskinan, membuka kesempatan kerja dan meningkatkan perekonomian masyarakat perlu menjadi perhatian bersama," tutup Sekda. (Mjr)

Kepengurusan KONI Kotamobagu Segera Berakhir

Ridwan Kamil Gantikan AHY Jadi Ketum Partai Demokrat? Begini Kata Pengamat Jika Kang Emil Terlibat

Vaksinasi Covid-19 Tahap Satu di Bolmong Capai 822 dari 985 Orang

Penulis: Majer Lumantow
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved