Breaking News:

Kriminalitas

Seorang Kades Terancam Hukuman Mati, Ketika Memakai Uang Covid-19 Untuk Judi dan Foya-Foya

Seorang kepala desa atau kades lakukan korupsi dana bantuan Covid-19 lalu dibawanya berfoya-foya dan berjudi.

Surya Malang - Tribunnews.com
ilustrasi-uang 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hal yang sangat merugikan negara jika salah satu pejabat melakukan korupsi.

Apalagi dipakai secara pribadi untuk foya-foya dan judi.

Sekarang yang lebih rawan dikorupsi adalah dana Covid-19.

Sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo, siapa yang melakukan korupsi dana Covid-19 akan dihukum mati.

Askari (43), kades di Desa Sukowarna, Kecamatan Sukakarya, Musirawas, Sumatera Selatan diduga terlibat melakukan korupsi dana bantuan Covid-19.

Uang bantuan yang seharusnya diberikan kepada warga terdampak pandemi corona tersebut justru digunakan terdakwa untuk bermain judi dan foya-foya.

Dalam sidang perdana tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau, Sumar Heti menjerat pelaku dengan pasal berlapis, yakni pasal 2 ayat 2, juncto pasal 18 ayat 3, subsider pasal 3 juncto pasal 18 dan pasal 8 tentang korupsi.

Dengan pasal yang disangkakan tersebut terdakwa terancam hukuman mati.

"Dalam pasal 2 itu hukuman maksimal adalah hukuman mati, nanti akan dilihat dalam fakta persidangan yang mana akan dikenakan kepada terdakwa oleh hakim,"ujarnya, Selasa (2/3/2021).

Dana bantuan yang dikorupsi Rp 187,2 juta

Halaman
1234
Editor: Fistel Mukuan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved