Breaking News:

PLN Suluttenggo

PLN Suluttenggo Lakukan 'Defense Scheme' Atasi Listrik Padam, Sistem Sulut Gorontalo Pulih Bertahap

Leo Basuki menjelaskan, penelusuran sedang dilakukan oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) PLN untuk mengetahui penyebab gangguan.

Istimewa
Petugas PLN UIW Suluttenggo dan Unit Pengatur Distribusi (UP2D) Suluttenggo melakukan pemulihan bertahap kelistrikan di Sistem Sulut Gorontalo. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Suluttenggo bersama Unit Pengatur Distribusi (UP2D) Suluttenggo bertindak cepat untuk mengatasi terhentinya pasokan listrik di Sulut dan Gorontalo, Rabu (03/03/2021).

Diketahui, listrik di Sulut Gorontalo pada pukul 15.43 Wita.

Kondisi ini diakibatkan terjadi gangguan pada sistem Transmisi Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sistem SulutGo) yang berdampak hilangnya tegangan pada beberapa gardu induk.

Baca juga: Biksu Ganteng Ini Diburu Polisi dan Militer Myanmar, Terbongkar Fakta Sebenarnya!

Baca juga: Rolling Jabatan di Minsel Masih Dikaji, Nasib Pejabat Tak Netral Tunggu Rekomendasi KASN

Baca juga: Ini 7 Pejabat Tinggi Pratama Pemprov Sulut Pensiun Tahun 2021

Petugas PLN UIW Suluttenggo dan Unit Pengatur Distribusi (UP2D) Suluttenggo melakukan pemulihan bertahap kelistrikan di Sistem Sulut Gorontalo.
Petugas PLN UIW Suluttenggo dan Unit Pengatur Distribusi (UP2D) Suluttenggo melakukan pemulihan bertahap kelistrikan di Sistem Sulut Gorontalo. (Istimewa)

General Manager PLN UIW Suluttenggo, Leo Basuki menjelaskan, penelusuran sedang dilakukan oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) PLN untuk mengetahui penyebab gangguan.

Adapun Gardu Induk (GI) yang padam meliputi GI Ranomut, GI Tanjung Merah, GI Paniki, GIS Teling, GIS sario, GI Lopana, GI Otam, GI Lolak, GI Buroko dan GI Amurang sehingga menyebabkan total padam 224 MW dari 330 MW.

"Tim URC Petugas PLN saat ini dalam proses menangani pemulihan dan melakukan sinkronisasi seluruh pembangkit untuk kembali masuk sistem SulutGo,

bekerjasama dengan PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran (UIKL) Sulawesi," ujar Leo, Rabu malam.

Katanya, 5 dari 8 Gardu Induk (GI) sudah berhasil dinormalkan dengan Sistem Defense Scheme_l sehingga daerah terdampak tidak makin meluas.

Tahap penormalan berikutnya, adalah GI Teling, GI Lopana dan GI Otam yang sudah mulai bertegangan.

Daerah terdampak yang masih dalam penormalan meliputi: Kota Manado, sebagian Kabupaten Minahasa Utara dan sebagian Kota Bitung, serta Wilayah Kotamobagu dan sekitarnya.

Halaman
12
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Dewangga Ardhiananta
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved