Breaking News:

Berita Bolmong

Kisah 'Perkawinan' Sawit dan Porang di Bolmong

Seperti di Desa Babo, Kecamatan Lolak. Porang ditanam secara tumpangsari dengan tanaman sawit. Ide ini dikembangkan PT. Karunia Kasih Indah.

Istimewa
Di Kabupaten Bolmong, penanaman porang mulai marak. Seperti di Desa Babo, Kecamatan Lolak. Porang ditanam secara tumpangsari dengan tanaman sawit. Ide ini dikembangkan PT. Karunia Kasih Indah (KKI) dengan induk Agricore Group. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Porang telah menjadi tanaman favorit bagi petani di Indonesia.

Harganya yang tinggi membuat banyak petani jadi miliader. Perawatannya simpel. 

Tak perlu mengeluarkan banyak uang. Di Kabupaten Bolmong, penanaman porang mulai marak. 

Seperti di Desa Babo, Kecamatan Lolak. Porang ditanam secara tumpangsari dengan tanaman sawit. Ide ini dikembangkan PT. Karunia Kasih Indah (KKI) dengan induk Agricore Group. Perusahaan ini bergerak di bidang kelapa sawit.

Suyono dari PT KKI kepada Tribun Manado via rilis Senin (1/3/2021) pagi membeber, skema tumpangsari sawit dan porang telah lama dikembangkan pihaknya.

"Kini banyak petani jagung yang menanam porang. Bibitnya kita berikan," ujarnya. 

Dikatakan Suyono, perusahaan siap membeli porang milik petani sesuai dengan kesepakatan harga. 

Dibeber Suyono, skema tumpangsari porang dengan tanaman sawit ini mementahkan anggapan bahwa pinggiran tanaman sawit tak bisa dimanfaatkan.

"Nah ini ternyata bisa dimanfaatkan," katanya. 

Pemkab Bolmong sendiri sudah menggalakkan penanaman tanaman porang sejak tahun lalu. 

Halaman
12
Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved