Breaking News:

Kabar Israel

Hamas Mengamuk Setelah Rumah Kepala Penjaga Masjid Al-Aqsa Dihancurkan Israel

Keluarga Aliyan mengatakan, Israel telah memberi tahu mereka tentang niatnya untuk menghancurkan rumah mereka

Tribunnews.com
Bendera Israel di kota Yerusalem, Israel. 

Raja Abdullah I dari Yordania dibunuh di pintu masuk Masjid Al Aqsa, Yerusalem, ketika hendak menunaikan ibadah shalat Jumat pada 20 Juli 1951.

Pelaku penembakan rupanya telah bersembunyi di balik gerbang utama masjid, menunggu kedatangan sang raja.

Saat jaraknya sangat dekat, pembunuh langsung menembak Raja Abdullah I. Raja berusia 69 tahun tersebut meninggal seketika.

Pembunuh yang merupakan seorang nasionalis Palestina tersebut juga langsung ditembak mati oleh pengawal raja sebagaimana dilansir dari Encyclopaedia Britannica.

Pembunuh itu diidentifikasi bernama Mustafa Shukri Ashshu (21) yang berprofesi penjahit berusia 21 tahun di Yerusalem sebagaimana dilansir dari The Guardian.

Perjalanan Kekuasaan

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, Raja Abdullah I lahir di Mekkah pada 1882 di Mekkah dan merupakan raja pertama Kerajaan Yordania yang dulu bernama Transyordania.

Abdullah adalah putra kedua Hussein bin Ali, penguasa Hijaz. Waktu kecil, dia dididik di Istanbul yang waktu itu berada di bawah Kesultanan Turki Ottoman.

Setelah Revolusi Turki Muda meletus 1908, ia mewakili Mekkah di parlemen Ottoman.

Pada awal 1914 ia bergabung dengan gerakan nasionalis Arab yang memperjuangkan kemerdekaan untuk wilayah Arab di Kesultanan Turki Ottoman.

Halaman
1234
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved