Breaking News:

Kabar Israel

Hamas Mengamuk Setelah Rumah Kepala Penjaga Masjid Al-Aqsa Dihancurkan Israel

Keluarga Aliyan mengatakan, Israel telah memberi tahu mereka tentang niatnya untuk menghancurkan rumah mereka

Tribunnews.com
Bendera Israel di kota Yerusalem, Israel. 

Sementara itu, melalui siaran persnya pada Senin, Hamas mengecam pembongkaran rumah yang dilakukan oleh Israel sebagai kejahatan perang sebagaimana dilansir dari Tehran Times.

Israel melancarkan kampanye terus-menerus untuk menghancurkan rumah-rumah Palestina di Yerusalem Timur yang diduduki dan menggusur penghuninya, termasuk wanita dan anak-anak.

Kejahatan seperti itu, kata Hamas, akan dihukum berdasarkan hukum internasional yang menetapkan ketentuan perlindungan dan bantuan bagi penduduk yang diduduki.

"Kebijakan rezim Israel untuk mengosongkan Yerusalem dari rakyatnya di kota itu akan gagal, dan Yerusalem akan tetap menjadi ibu kota Palestina, dengan identitas Arab dan Islamnya," ujar Hamas.

Hamas juga mengecam pembongkaran Israel atas rumah dua lantai milik Elyan. Menurut Hamas, tindakan itu ditujukan untuk menghukum Elyan karena perannya dalam mempertahankan dan menjaga masjid.

Menurut Press TV, otoritas Israel biasanya menghancurkan rumah-rumah Palestina di Tepi Barat yang diduduki.

Israel mengeklaim bahwa bangunan-bangunan yang dibongkar itu dibangun tanpa izin.

Mereka juga terkadang memerintahkan pemilik Palestina untuk menghancurkan rumah mereka sendiri atau membayar biaya pembongkaran ke pemerintah kota jika mereka tidak melakukannya.


(FOTO: Masjid Al-Aqsa/KOMPAS.com)

Kisah Raja Yordania Dibunuh Nasionalis Palestina di Al Aqsa saat Hendak Shalat Jumat pada 1951

Halaman
1234
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved