Breaking News:

Lifestyle

Menganduk Lemak Jenuh, Bisakah Tetap Minum Susu Saat Diet?

Mengeliminasi susu dari daftar pola makan harian telah terbukti bermanfaat bagi orang-orang yang sedang berusaha menurunkan berat badan

Editor: Finneke Wolajan
(GRID.ID)
Susu 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Susu dan produk susu diyakini bisa memicu kenaikan berat badan, karena tinggi kandungan lemak.

Sebagian yang menjalani diet atau menurunkan berat badan, kerap juga mengurangi konsumsi susu mereka demi mencapai target berat badan ideal.

Mengeliminasi susu dari daftar pola makan harian telah terbukti bermanfaat bagi orang-orang yang sedang berusaha menurunkan berat badan.

Namun, itu tidak mutlak perlu dilakukan.

Jika kamu menyukai produk susu, tidak ada salahnya tetap mengonsumsi produk tersebut.


Susu Almond (Pexels.com)

Susu memang mengandung lemak jenuh, tetapi juga merupakan sumber kalsium dan protein.

Kalsium penting untuk menjaga tulang dan gigi tetap kuat, sementara protein membantu memperbaiki jaringan dan otot yang rusak.

Produk susu tidak menyebabkan kenaikan berat badan.

Masalah sebenarnya muncul ketika kita terlalu banyak mengonsumsi produk susu yang tidak sehat.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved