Breaking News:

Jokowi Legalkan Miras

Jokowi Legalkan Miras Hingga Kelas Eceran, Ketua PP Muhammadiyah: Bangsa Sudah Kehilangan Arah

Wacana pemerintah untuk melegalkan Miras hingga tingkat eceran, terus menuai kontroversi di masyarakat

Tribunnews
Presiden Jokowi 

TRIBUNMANDO.CO.ID - Wacana pemerintah untuk melegalkan minuman keras (Miras) hingga ke tingkat eceran terus menuai kontroversi dari berbagai kalangan

Pasalnya saat ini pemerintah sementara mewacanakan untuk menetapkan industri minuman keras sebagai daftar positif investasi (DPI) terhitung sejak tahun 2021

Disclaimer: Artikel ini sudah mengalami perubahan di judul pada Sabtu 27 Februari 2021 pukul 12.30 Wita. Dimaksud Ketua PP Muhammadiyah bukan Ketum. Terima Kasih.

Kebijakan tersebut terangkum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 dan mulai berlaku per tanggal 2 Februari 2021.

Dengan kebijakan itu, industri miras dapat menjadi ladang investasi asing, domestik, hingga diperjualbelikan secara eceran.

Salah satu tokoh yang menentang kebijakan tersebut adalah Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Anwar Abbas.

Ia mengaku kecewa dengan kebijakan yang akan ditetapkan tersebut.

Foto : <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/anwar-abbas' title='Anwar Abbas'>Anwar Abbas</a>
Foto : Anwar Abbas (Tribunnews.com/Larasati Dyah Utami)

Abbas yang juga Wakil Ketua MUI ini menilai bahwa kebijakan tersebut tidak lagi melihat aspek menciptakan kebaikan dan kemaslahatan bagi masyarakat luas, tetapi hanya memperhitungkan aspek investasi semata.

“Saya melihat dengan adanya kebijakan ini, tampak sekali bahwa manusia dan bangsa ini telah dilihat dan diposisikan oleh pemerintah dan dunia usaha sebagai objek yang bisa dieksploitasi demi keuntungan yang sebesar-besarnya bagi kepentingan pemerintah dan dunia usaha,” keluhnya, Kamis (25/2), dikutip dari Muhammadiyah.or.id

Halaman
1234
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved