Breaking News:

Cerita SBY

SBY tak Terima Dilapor ke Presiden Jokowi Danai Aksi 212, Wiranto dan JK Membenarkan, Minta Begini

Meski saat ini Partai Demokrat sudah dikendalikan anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku Ketua Umum Partai Demokrat.

ANTARA/Saptono/pras.
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK). Pilpres 2009. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Meski saat ini Partai Demokrat sudah dikendalikan anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selaku Ketua Umum Partai Demokrat. Namun, masih ada yang mengganjal mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY terkait tudingan diringan dan terhadap Demokrat.

Hal ini diutarakan SBY, karena merasa tudingan terhadap dirinya dan parpol yang menjadikannya Presiden RI mengada-ada dan sangat merugikan pribadinya.

Jusuf Kalla Terang-terangan mengaku Hormati Megawati Soekarnoputri, nekat lawan SBY karena merasa dihina hingga singgung Jokowi tak berpengalaman.
Jusuf Kalla Terang-terangan mengaku Hormati Megawati Soekarnoputri, nekat lawan SBY karena merasa dihina hingga singgung Jokowi tak berpengalaman. (Kolase Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay/Kompas.com/Robertus Belarminus)

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkap dirinya pernah dituduh menunggangi dan mendanai Aksi 212 pada akhir 2016. 

Menurutnya, tuduhan itu pun sudah sampai terdengar ke telinga Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

"Para kader Demokrat tahu bahwa pada tanggal 2 Desember 2016 yang lalu di Jakarta ada aksi massa yang jumlahnya sangat besar, yang kemudian terkenal dengan sebutan Aksi 212.

Ternyata ada laporan, baik yang secara serius disampaikan kepada Presiden Jokowi, maupun yang tidak, yang mengatakan bahwa SBY-lah yang menunggangi, dan yang juga mendanai Aksi 212 itu," ujar SBY, dalam video yang diterima Tribunnews.com, Rabu (24/2/2021). 

SBY memaparkan bahwa orang yang menuduh dirinya menunggangi dan mendanai Aksi 212 adalah seorang petinggi jenderal bintang empat.

Baca juga: Petrus Rumbayan Soroti SPM di Bitung Tak Maksimal

Baca juga: KUNCI JAWABAN SD Kelas 4 Tema 8 halaman 161 162 165 166: Bangga Terhadap Daerah Tempat Tinggalku

Presiden RI ke-6 itu mengaku mendapat informasi tersebut juga dari seorang jenderal bintang empat. Hanya saja SBY tak menjelaskan secara rinci dari institusi mana jenderal-jenderal tersebut berasal. 

"Informasi itu disampaikan kepada saya oleh seorang petinggi 'berbintang empat', dan konon yang melaporkan kepada Presiden Jokowi adalah petinggi 'bintang empat' yang lain," jelas dia. 

SBY kala itu sempat mengkonfirmasi informasi yang diterimanya kepada wakil presiden saat itu yaitu Jusuf Kalla (JK) hingga Menkopolhukam saat itu Wiranto. 

Halaman
12
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved