Breaking News:

News Analysis

Jelang Pelantikan Kepala Daerah Serentak, Pengamat Politik Soroti Pelantikan Tahap Ketiga

Dr Ferry Daud M Liando SIP MSi mengatakan bahwa ada rentan waktu terlalu panjang antara pencoblosan dengan pelantikan pejabat baru.

Istimewa
Ferry Daud Liando, pengamat politik. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kementerian Dalam Negeri mengumumkan bahwa pelantikan kepala daerah terpilih di Pilkada 2020 akan dilakukan secara serentak dalam 3 tahap.

Untuk keserentakan tahap awal, sesuai rencana, akan dilakukan pelantikan pada 26 Februari 2021 bagi 122 daerah peserta Pilkada Tahun 2020 yang tidak menghadapi sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).

Namun, untuk Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Manado kemungkinan besar akan masuk dalam tahap tiga sebagaimana penjadwalan pihak Kemendagri

Pelantikan Tahap tiga akan dilaksanakan antara Juni atau Juli 2021 bagi kepala daersh yang habis masa jabatan pada bulan Mei dsn Juni 2021. Walikota Manado akan mengakhiri masa jabatan pada 9 Mei 2021.

Terkait hal ini, Pengamat Politik dari akademisi Ilmu Politik Unsrat Dr Ferry Daud M Liando SIP MSi mengatakan bahwa ada rentan waktu terlalu panjang antara pencoblosan dengan pelantikan pejabat baru.

Hal ini, kata dia, akan sangat bermasalah dari aspek tata kelola pemerintahan di Kota Manado. 

"Kemungkinan besar Walikota dan Wakil Walikota yang terpilih pada 9 Desember 2020 nanti akan dilantik pada Juni atau Juli 2021," ujar Liando.

Ia menjelaskan kondisi ini akan sangat mengganggu kelancaran tugas pemerintah.

"Loyalitas aparat akan melemah terhadap walikota saat ini," terangnya.

Liando menganggap, kondisi ini akan sangat mengganggu kerja-kerja Walikota karena tidak lagi mendapat dukungan penuh oleh sebagian perangkatnya baik dari tingkat eselon 2, camat, lurah hingga kepala lingkungan. 

"Padahal di tengah penanganan covid dan ancaman seperti saat ini, pak walikota harusnya mendapatkan dukungan penuh dari bawahannya," katanya.

Menurut Liando, kesulitan dalam menangani sampah akhir-akhir ini disinyalir karena melemahnya koordinasi dan melemahnya loyalitas aparat terhadap walikota saat ini karena walikota baru sudsh terpilih. 

Maslah ini, jelas dia, kemungkinan akan terus berlanjut sampai Juli nanti.

Akibatnya masyarakat juga yang kenak imbas akibat makin memburuknya pelayanan aparatur pemerinhah. 

"Ke depan perlu regulasi peelu diperbaiki agar waktu pencoblosan hingga pelantikan tidak perlu waktu lama," tutup Liando.

Petrus Rumbayan Soroti SPM di Bitung Tak Maksimal

KUNCI JAWABAN SD Kelas 4 Tema 8 halaman 161 162 165 166: Bangga Terhadap Daerah Tempat Tinggalku

Suami dan Mertua Syok, Istri Langsung Menjanda Setelah Periksa Kandungan, Fakta Diungkap Dokter

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved