Breaking News:

Pemberontakan KKB Papua

Begini Kongkalikong Praka MS, Tanpa Ketahuan Curi Ratusan Amunisi dari Kesatuan, Dijual ke KKB Papua

Aksi oknum TNI Praka MS mengambil ratusan amunisi dari kesatuannya lalu menjualnya ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua akhirnya terbongkar.

Dok. Polda Papua
Barang bukti senjata api dan amunisi yang digunakan Kelompok Bersenjata Papua (KKB). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Baru-baru ini, publik kembali dikejutkan dengan kasus penjualan senjata serta amunisi yang dilakukan oleh oknum prajurit dan oknum polisi di Ambon, Maluku, kepada Kelompok Kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Terbongkar trik licik oknum TNI Praka MS mengambil ratusan amunisi dan dijual ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Dengan menggunakan trik tersebut, Praka MS berhasil mengambil ratusan amunisi dan dijual ke KKB Papua tanpa ketahuan.

Aksi oknum TNI Praka MS mengambil ratusan amunisi dari kesatuannya lalu menjualnya ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua akhirnya terbongkar.

Begini Akal-akalan <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/praka-ms' title='Praka MS'>Praka MS</a> <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/curi-ratusan-amunisi' title='Curi Ratusan Amunisi'>Curi Ratusan Amunisi</a> dari Kesatuan Lalu Dijual ke Pemberontak <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/kkb-papua' title='KKB Papua'>KKB Papua</a>

Dengan menggunakan trik tersebut, Praka MS berhasil mengambil ratusan amunisi dan dijual ke KKB Papua tanpa ketahuan atasannya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Praka MS mengaku mendapatkan ratusan amunisi yang dijualnya itu dari kegiatan latihan menembak.

Setiap kali mengikuti latihan menembak, tersangka kerap menyembunyikan amunisi yang diberikan kepadanya.

Amunisi tersebut diambil kembali keesokan harinya setelah latihan menembak selesai.

“Setelah kami lakukan penyelidikan sampai saat ini yang bersangkutan mengaku mengumpulkan amunisi itu seorang diri tanpa melibatkan rekan-rekannya yang lain,” ujar Kapomdam Kodam XVI Pattimura Kolonel Cpm Paul Jhohanes Pelupessy, Selasa (23/2/2021) seperti dilansir dari Kompas TV

Tambang Emas Ilegal Sulteng Longsor, Puluhan Penambangan Diduga Tertimbun, Pencarian Dilanjutkan

Halaman
1234
Editor: Gryfid Talumedun
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved