Breaking News:

Banjir Bekasi

Banjir Jakarta Jadi Perhatian, Luapan Air di Bekasi Lebih Gawat, Siapa Peduli?

Tak banyak yang tahu bahwa banjir di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, jauh lebih gawat dan masih belum surut seluruhnya sampai sekarang.

Istimewa Via WartaKotaLive.com
Banjir melanda kawasan Pondok Karya, Kelurahan Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu dini hari. Banjir Bekasi lebih Gawat. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Di saat semua perhatian tertujuh pada bencana banjir di Jakarta yang diklaim sudah surut dalam satu hari,

tak banyak yang tahu bahwa banjir di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, jauh lebih gawat dan masih belum surut seluruhnya sampai sekarang.

Kondisi di Bekasi pun tampak memprihatinkan, hampir semua aktivitas transportasi lumpuh akibat banjir.

Dikabarkan, sejak banjir melanda pada Sabtu (20/2/2021),

total sudah 20.630 keluarga terdampak bencana banjir hingga Senin malam.

Demikian menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi.

"Jumlah kecamatan terdampak ada 20, dengan 70 desa/kelurahan. Total 156 titik banjir dan satu titik tanah longsor," kata IIs Wahyudianto, Kepala Bidang Informasi & Komunikasi Publik Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, dalam keterangannya, Senin malam.

Permukiman warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar yang terdampak banjir Kali Sunter, Jumat (19/2/2021).
Permukiman warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar yang terdampak banjir Kali Sunter, Jumat (19/2/2021). (Tribunnews)

Iis menyebutkan, berdasarkan pemetaan BPBD,

ada sejumlah penyebab yang membuat banjir di Kabupaten Bekasi cukup gawat.

Pertama ialah meluapnya sejumlah sungai sekaligus, yakni Kali Jambe, Kali Sadang, Kali Bekasi, Kali Cibeet, Kali Cilemah Abang, Kali Citarum, Kali Cipamingkis, dan Kali Ciherang.

Halaman
1234
Editor: Frandi Piring
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved