Breaking News:

Tempat Wisata di Bolmong Sudah Buka Tapi Masih Sepi

Tak hanya itu, jumlah kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) maupun dalam negeri pun ikut turun drastis.

TRIBUNMANADO/MAICKEL KARUNDENG
Pantai Molosing, Kota Lolak . 

MANADO, TRIBUNMANADO.CO.ID -  Semenjak pandemi Covid-19 sektor industri pariwisata di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mandek.

Hal itu diakui Kepala Dinas Pariwisata Ulfa Paputungan kepada Tribunmanado.co.id, Senin (22/2/2021).

Ulfa Paputungan menjelaskan, hampir 100 persen pariwisata di Bolmong mandek termasuk penunjang pariwisata dan ekonomi kreatif, seperti transportasi hingga hunian.

"Jadi semenjak pandemi Covid-19 masyarakat dibatasi kegiatan sosial, hal itu membuat sepinya tempat wisata di Bolmong dan juga sempat ada penutupan tempat wisata. Namun kami memaklumi karena kondisi pandemi seperti ini," jelasnya.

Namun menurutnya, tak dapat dipungkiri bahwa pendapatan masyarakat pun ikut menurun.

"Misalnya para penjual oleh-oleh, homestay dan transportasi baik darat maupun laut," jelasnya.

Tak hanya itu, jumlah kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) maupun dalam negeri pun ikut turun drastis.

"Sejak awal pandemi dan hingga saat ini memang kami akui pariwisata di Bolmong mandek," ucapnya.

Meskipun, pariwisata di Bolmong dibuka namun, pendatangpun hanya warga lokal dan itupun ada pembatasan.

"Jadi tidak boleh banyak yang masuk, jadi yang masuk bergantian," jelasnya.

Sebagai informasi, Bolmong dikenal dengan keindahan pantai dan pulau tiga.

Selain itu, Bolmong juga punya pantai Lolan, pantai Bungin, Tanjung Ompu, pemandian air panas Bakan, Pantai Losari hingga air terjun Lolan. (*)

Penulis: Siti Nurjanah
Editor: Charles Komaling
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved