Sejarah Indonesia
Ternyata Ini Perintah Pertama Soekarno Setelah Dilantik menjadi Presiden Indonesia
Ternyata ini perintah pertama Presiden Soekarno saat menjabat sebagai presiden Indonesia
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejarah panjang bangsa Indonesia selalu menarik untuk dibahas. Termasuk cerita tentang Presiden Soekarno
Sebagai presiden pertama sekaligus proklamator kemerdekaan Indonesia tentu Soekarno dikenal sangat berkharisma.
Berbagai kisah hidupnya pun diabadikan baik dalam karya sastra, hingga mata uang Indonesia
Namun ada yang membayangkan apa perintah pertama presiden soekarno saat menjabat sebagai presiden Indonesia? berikut kisahnya.
Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, Soekarno terpilih menjadi Presiden Indonesia yang pertama.
Tanggal 18 Agustus 1945, di Gedung Tyuuoo Sangi-In (sekarang Gedung Pancasila), Soekarno dipilih secara aklamasi dalam sidang PPKI.
Melansir interaktif.kompas.id (15/10/2019), saat pemilihan itu tak ada riuh pemilihan umum macam debat dan penyampaian visi-misi calon presiden.
Usulan Oto Iskandardinata yang menyampaikan pemilihan dilakukan secara aklamasi disambut tepuk tangan anggota sidang, hal ini menjadi momen bersejarah bagi Indonesia yang menggambarkan sejuknya suasana pemilihan presiden.
"Tuan-tuan, banyak terima kasih atas kepercayaan Tuan-tuan dan dengan ini saya dipilih oleh Tuan-tuan sekalian dengan suara bulat menjadi Presiden Republik Indonesia," demikian kata Soekarno yang disambut tepuk tangan dan nyanyian lagi Indonesia Raya.

Foto : Upacara pelantikan Ir. Soekarno sebagai Presiden R.I.S. oleh Mahkamah Agung Mr. Kusumah Atmadja tanggal 17/12/1949. Sebelumnya Soekarno dan Moh Hatta didaulat sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI dalam sidang PPKI, sehari setelah proklamasi RI 17/8/1945. (suar.grid.id)
Tak ada perayaan apapun, Bung Karno yang saat itu memimpin sidang kembali membawa sidang ke agenda selanjutnya, membahas aturan peralihan seperti pembentukan pemerintahan.
Upacara 1 tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Ibukota R.I. Yogyakarta tgl. 17/8/1946.
Cindy Adams, seorang wartawan AS menuliskan momen pemilihan presiden dalam Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat.
Dalam buku itu tertuang Soekarno mengenang saat baru saja dilantik, ia berjalan pulang.
"Setelah dipilih untuk menduduki jabatan paling tinggi di Republik Indonesia, presiden baru itu berjalan pulang."
Dalam perjalanan pulang inilah Soekarno bertemu pedagang sate yang berjualan dengan bertelanjang kaki, lantas memanggil pedagang sate itu.
Saat itulah Soekarno mengeluarkan perintah pertamanya sebagai seorang presiden, "Sate ayam lima puluh tusuk".
Bagi Soekarno, inilah cara merayakan amanah yang baru saja diterima beberapa jam sebelumnya.

Foto : Upacara 1 tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Ibukota R.I. Yogyakarta tgl. 17/8/1946 (suar.grid.id)
"Aku jongkok di sana dekat got dan tempat sampah dan menyantap sate dengan lahap."
"Itulah seluruh pesta perayaan terhadap kehormatan yang kuterima," kenang Soekarno.
Soekarno masih punya 'pekerjaan lain', yakni memberi tahu sang istri, Fatmawati, mengenai amanah besar yang baru saja diterimanya.
Soekarno memutuskan untuk memberi kabar itu pada Fatmawati di dapur, menurutnya, dapur dianggap sebagai tempat yang menyenangkan untuk menyampaikan informasi tersebut.
"Mereka mengangkatku sebagai presiden."
"Rakyat memilihku sebagai presiden," demikian kutipan Soekarno pada Fatmawati.
Menjadi Ibu Negara, reaksi Fatmawati tak berlebihan, ia mengatakan, "Jadi ini tidak mengagetkanku."
"Tiga bulan yang lalu, Bapak sudah meramalkannya," ujar Fatmawati.
Respon tak berlebihan dari sang istri lantaran ayahnya, Hassan Din, menceritakan firasatnya sebelum meninggal dunia, bahwa Fatmawati akan tinggal di istana yang besar dan putih.
Artikel ini telah tayang di suar.grid.id dengan judul Soekarno Tak Menyangka Bahwa Ramalan yang Didengar Fatmawati Terbukti Menjadi Kenyataan: Bapak Sudah Meramalkannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/presiden-soekarno-23523.jpg)