Breaking News:

Banjir DKI Jakarta

Anies Baswedan Ungkap Kendala Adang Banjir, Janji 6 Jam Air Surut

Banjir di DKI Jakarta menjadi persoalan setiap tahun. Pemerintah dan masyarakat sepertinya pasrah dan tak bisa berbuat banyak

(Tribunnews/Herudin)
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Banjir di DKI Jakarta menjadi persoalan setiap tahun. Pemerintah dan masyarakat sepertinya pasrah dan tak bisa berbuat banyak setiap kali musim hujan dan cuaca ekstrem.

Namun begitu Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berusaha melakukan tindakan dengan tujuan agar genangan air tidak terlalu lama.

Anies Baswedan
Anies Baswedan (Tangkap Layar Instagram dkijakarta)

Anies pun memberi pernyataan terkait banjir di Jakarta, Sabtu (20/2/2021).

Diketahui, Jakarta dilanda banjir setelah hujan deras mengguyur sejak Jumat malam (19/2/2021).

Berikut rangkuman pernyataan Anies perihal banjir di Jakarta:

1. Sebut Adanya Curah Hujan Esktrem

Anies menyebut hujan yang terjadi di Jakarta dalam beberapa hari terakhir tergolong ekstrem dengan intensitas di atas 150mm/hari.

Hal itu diungkap Anies saat meninjau langsung ketinggian air dan menggelar rapat koordinasi di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2/2021) pagi.

“Sejak tadi malam Jakarta dan sekitarnya mengalami hujan yang cukup intensif di Pasar Minggu."

"Ini catatan dari BMKG, curah hujan sampai 226 mm, di Sunter Hulu 197 mm, di Halim sampai 176 mm, Lebak

154 mm. Semua angka di atas 150 mm, adalah kondisi ekstrem,” kata Anies, seperti dilansir dari laman Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Halaman
123
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved