Penanganan Covid
Dinkes Pastikan Rapid Test Antigen di Bolsel Hanya untuk Pasien Bergejala Covid-19
Sesuai Surat Edaran Kementerian Kesehatan akhirnya resmi menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/446/2021
Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Sesuai Surat Edaran Kementerian Kesehatan akhirnya resmi menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/446/2021.
Tentang penggunaan tes rapid antigen dalam pemeriksaan Covid-19.
Aturan ini memastikan pemerintah akan secara lebih masif melacak masyarakat yang diduga terpapar Covid-19.
Baca juga: Tukang Ledeng Cantik Ada di Minahasa Utara
Baca juga: Bolmong Gelar Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua
Baca juga: Pasangan Berkah Dilantik Pekan Depan, Ramli Majid: Digelar Secara Virtual
Lewat pemeriksaan antigen yang lebih cepat dibanding tes PCR.
Rapid antigen saat sekarang juga menjadi salah satu persyaratan untuk melakukan perjalanan ke luar daerah.
Seperti untuk menggunakan transportasi pesawat terbang penumpang diwajibkan untuk memiliki hasil Rapid antigen.
Baca juga: 25 Kasus Covid-19 Tercatat Pada 18 Februari, Manado Sumbang 12 Kasus
Baca juga: Menkeu Sri Mulyani Singgung Ditjen Kekayaan, Kelola 10.000 T: Ini Orang Terkaya di Seluruh Indonesia
Sementara itu, stok rapid antigen di kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) masih terbatas.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Sadly Mokodongan.
Menurutnya, Rapid antigen di Bolsel sendiri masih terbatas hanya digunakan untuk pasien yang memiliki gejala Covid-19.
Baca juga: Sosok Irjen Paulus Waterpauw, Ditunjuk Jadi Kabaintelkam, Baru Saja Ditugaskan Buruh KKB Papua
Baca juga: Sambut Plh Wali Kota Tomohon, Pandeirot Pastikan Kawal Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintahan
“Karena stoknya masih terbatas, kita masih fokus untuk penanganan Covid-19, belum untuk para pelaku perjalanan” Ujar Sadly saat dihubungi Tribun Manado, Jumat (19/2/2021).
Sadly juga mengatakan, jika masyarakat yang memiliki gejala Covid-19 dan ingin melakukan pemeriksaan rapid antigen bisa datang ke puskesmas terdekat.
“Saat ini rapid antigen sendiri ada di Dinkes Bolsel, jika puskesmas ingin menggunakan akan kita antarkan,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Bolsel dr Sri Suhaity Pakaya mengatakan jika pihaknya hanya
menggunakan rapid test antigen kepada pasien bergejala Covid-19.
"Belum terbuka untuk umum, hanya untuk yang bergejala saja," aku dia. (Nie)
Baca juga: Masih Ingat Tantowi Yahya, Duta Besar di Selandia Baru? Mesra Bersama Istri, Kini Buat Gebrakan Baru
Baca juga: Siapa AKBP Ahrie Sonta Nasution? Jadi Sekretaris Pribadi Kapolri, Bergelar Doktor di Usia Muda
Baca juga: Banjir di Jakarta, LAPAN Ingatkan Hujan di DKI sampai 20 Februari, Ini Sejumlah Titik yang Tergenang
YOUTUBE TRIBUN MANADO:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sadly-mokodongan-niel.jpg)