Nindy Ayunda
Kini Minta Cerai, 10 Tahun Nindy Ayunda Bertahan Meski Tahu Diselingkuhi dan Sering Dipukuli Suami
Nindy Ayunda bahkan mengaku mengetahui siapa wanita selingkuhan Askara parasady Harsono.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Nindy Ayunda blak-blakan membongkar kelakuan Askara Parasady Harsono selama menikah dengannya.
Seperti diketahui, rumah tangga Nindy Ayunda dan Askara, sebelum adanya gugatan cerai, nyaris tak pernah diterpa gosip miring.
Namun, setelah Nindy Ayunda menggugat cerai Askara Parasady Harsono, sifat buruk suaminya tersebut pun terekspos.
Bukan hanya kekerasan dalam rumah tangga ( KDRT ) Nindy Ayunda juga ternyata diduakan oleh suaminya, Askara Parasady Harsono ( Aska ).
Nindy Ayunda bahkan tahu siapa wanita selingkuhan Aska.
Menurut Nindy Ayunda, Aska selingkuh sejak tahun 2015.
Nindy mengatakan rumah tangganya hancur setelah mengetahui Aska selingkuh.
“Kenapa terjadi rumah tangga ini kacau? Saya mendapati Aska berselingkuh dari tahun 2015."
"Dan saya mengetahui di tahun 2018,” ucap Nindy di Komnas Perempuan kawasan Menteng, Jakarta Pusat dikutip TribunnewsBogor.com dari Kompas.com.
Dari situlah perasaan Nindy ke Aska berubah total.
“Jadi akhirnya berubah perasaan pernikahan itu."
"Saya selama menikah tidak pernah sekalipun melakukan hal-hal yang tidak-tidak."
"Setelah saya mengetahui hal itu, 2018 saya sudah berbeda."
"Akhirnya saya menjalani pernikahan ya sudahlah, saya sendiri, dia sendiri,” kata Nindy.
Nindy Ayunda mengaku mengetahui siapa wanita selingkuhan Aska.
"Saya nemuin tertangkap basah sendiri kok saya melihat dari HP-nya," kata Nindy
Selama menikah, Nindy sendiri memang tak pernah memeriksa handphone Aska.
Entah mengapa, saat itu Nindy Ayunda ingin sekali mengecek.
"Saya selama menikah enggak pernah cek-cek hp-nya baru saat itu saya ditunjukkan sama Allah bukti perselingkuhan nya" tambah Nindy.
Nindy juga mengakui bahwa ia depresi dengan adanya perselingkuhan serta KDRT yang diterima.
"Oh iya makanya badan saya kurus banget itu tahun 2018 disangka pakai narkoba, padahal saya ada masalah rumah tangga," tutur Nindy.
Selain itu, imbas dari perselingkuhan Askara juga membuat kondisi kesehatan ayahnya drop.
"Ayah saya sedih karena saya satu-satunya anak perempuannya."
"Semenjak itu kesehatan ayah saya drop," ungkap Nindy.
"Jadi tahun 2019 ayah saya pergi (meninggal) di saat dia sudah mengetahui kalau saya tidak seperti apa yang dia kira," tambahnya.
Bukan cuma diselingkuhi, Nindy juga mengaku mendapat KDRT dari Aska.
Dalam konferensi pers itu pula, Nindy menunjukan foto-foto saat ia mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh Aska.
Nindy memperlihatkan foto wajahnya yang mengalami luka lebam hingga rambutnya yang rontok.
“Akhirnya bongkahan es dan akhirnya pecah juga."
"Dan KDRT itu sudah sering terjadi walaupun intensitas setahun berapa kali, dan saya memiliki bukti-buktinya,” kata Nindy.
“Iya (ini) dijambak, ini saya lupa bulan Januari ada, bulan puasa juga ada."
"Banyaknya di muka sih, udah lama ya, lupa saya,” tambah Nindy.
Nindy berujar bahwa Aska memiliki pribadi yang tempramental.
Sehingga Nindy sempat ketakutan atas KDRT tersebut.
“Memang Aska memiliki emosional yang susah dikontrol, kenapa sehingga lama-lama ketakutan dan lelah,” tutur Nindy.
Selama sembilan tahun menikah, Nindy mengaku kerap mendapat perlakuan kasar dari Aska.
"Iya (sering mendapat KDRT). Udah lama. Dari saya awal nikah juga udah begitu."
"Memang Azka itu memiliki emosional yang tidak bisa dikontrol dan Azka tahu sendiri kenapa dia seperti itu," akui Nindy dilansir TribunnewsBogor.com dari video cumi cumi indigo.
Lelah terus disakiti sang suami, Nindy akhirnya menyerah.
Di awal tahun, Nindy pun melayangkan gugatan cerai kepada Aska.
"Enggak gampang untuk berpisah, kan kita udah punya dua anak."
"Cuma kan saya yang merasakan apa yang terjadi. Saya rasanya ya sudahlah."
"9 Tahun loh saya, ini tahun kesepuluh. Orangtua saya aja enggak tahu saya digebukin," ungkap Nindy.
Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Diselingkuhi Aska Sejak Tahun 2015, Nindy Ayunda Tahu Pelakornya : Tertangkap Basah Kok
Penulis: Sanjaya Ardhi
Editor: Ardhi Sanjaya