Breaking News:

Internasional

Alasan Tunggu Keputusan Politik, Israel Tahan Pengiriman Vaksin Covid-19 ke Jalur Gaza

"Itu tidak diblokir. Mereka masih merenungkannya," kata pejabat itu, berbicara tanpa menyebut nama.

AFP/Kirill Kudryavtsev
Seorang perawat menunjukkan vaksin Sputnik V (Gam-COVID-Vac) untuk melawan COVID-19 di sebuah klinik di Moskow pada 5 Desember 2020. Terbaru, Israel Blokir Pengiriman Vaksin Sputnik V Rusia ke Jalur Gaza. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, YERUSALEM - Seribu dosis vaksin virus corona Sputnik V Rusia telah dikirimkan bagi para pekerja medis garis depan di Jalur Gaza.

Namun rupanya, Israel menghentikan pengiriman tersebut.

Menteri Kesehatan Palestina, Mai Alkaila pun angkat bicara, Senin (15/2/2021).

Ia menuding Israel bertanggung jawab penuh terkait pemblokiran pengiriman vaksin.

Vaksin ini didapatkan oleh Otoritas Palestina (PA), yang mengontrol bagian Tepi Barat yang diduduki Israel.

Para tentara Israel berdiri di atas tank, yang ditempatkan di dekat perbatasan antara Israel dengan Jalur Gaza, pada Minggu (16/8/2020).
Para tentara Israel berdiri di atas tank, yang ditempatkan di dekat perbatasan antara Israel dengan Jalur Gaza, pada Minggu (16/8/2020). (Reuters/Amir Cohen)

Mengutip Al Jazeera, PA menerangkan, akan membagi pasokan vaksin virus coronanya dengan Gaza di mana Hamas telah berkuasa sejak perebutan kekuasaan pada 2017 lalu.

Wilayah yang merupakan rumah bagi lebih dari 2 juta warga Palestina itu diketahui belum menerima vaksin apa pun.

Pihak berwenang di sana telah melaporkan lebih dari 53 ribu infeksi dan setidaknya 537 kematian sejak dimulainya pandemi.

PA telah memperoleh sekira 2 ribu dosis vaksin Sputnik V.

Sementara itu, Israel telah menghadapi seruan internasional untuk membagi stoknya dengan warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat dan Gaza.

Halaman
123
Editor: Isvara Savitri
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved