Breaking News:

Berita Bolmong

Terima Keluhan Orangtua Siswa Soal BDR, Kemenag Bolmong Sebut Belajar dari Rumah Tidak Efektif

Kegiatan belajar dari rumah dilakukan di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Baik sekolah negeri maupun madrasah.

tribunmanado.co.id/Siti Nurjanah
Kepala Kemenag Bolmong Muhtar Bonde 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Untuk menunjang proses belajar mengajar selama pandemi Covid-19, pemerintah menganjurkan untuk melaksanakan kegiatan belajar dari rumah.

Kegiatan belajar dari rumah pun dilakukan di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Baik sekolah negeri maupun madrasah.

Namun, belajar dari rumah pun tak sedikit mendapat keluhan orangtua.

Sekolah madrasah contohnya.

Tak sedikit orangtua mengeluhkan kegiatan belajar anaknya. 

Hal tersebut diungkapkan, Kepala Kemenag Bolmong Muhtar Bonde, kepada tribunmanado.co.id.

Muhtar Bonde mengungkapkan, selama ini tak sedikit orangtua mengeluhkan soal BDR di Kemenag Bolmong.

Kemenag Bolmong menerima aduan, dan paling banyak aduan adalah ke khawatiran anak tidak naik kelas saat proses belajar melalui BDR.

"Kami memang menerima aduan, dan aduan itu paling banyak mereka orangtua khawatir apabila anaknya tidak naik kelas, secara sekolah melalui BDR," jelas Muhtar.

Namun Ia menjelaskan, selama pandemi Covid-19, proses belajar tatap muka dialihkan BDR di mana siswa siswi belajar online dari rumah dan tetap dimonitoring oleh para guru pelajaran.

Halaman
12
Penulis: Siti Nurjanah
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved