Breaking News:

Cuaca

Awan Cumulonimbus Naungi Manado dan Sekitarnya, Ini Dampaknya

Minggu (14/2/2021), hujan lebat kembali mengguyur Kota Manado, Sulwesi Utara, dan sekitarnya

Istimewa/tribunmedan
ilustrasi hujan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Minggu (14/2/2021), hujan lebat kembali mengguyur Kota Manado, Sulwesi Utara, dan sekitarnya. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan lebat yang mengguyur Kota Manado tersebut terjadi karena adanya fenomena awan cumulonimbus.

"Berdasarkan pantauan citra radar cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Sam Ratulangi Manado, masih terdapat awan cumulonimbus yang signifikan di daerah Minahasa, Tomohon, Manado, Minahasa Utara, Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara serta secara umum wilayah Sulawesi Utara bagian Selatan," kata Koordinator Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado Ben Arther Molle melalui pesan singkat, Minggu.

Ia mengimbau warga untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap dampak negatif yang dapat diakibatkan oleh hujan lebat ini. "Dan tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang diakibatkan oleh curah hujan tinggi yang masih terjadi di bulan Februari," kata Ben.

Terkait cuaca di Sulawesi Utara, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini.

Menurut BMKG, masih berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang. Kondisi ini dapat berlangsung hingga pukul 20.30 WITA. Adapun daerah yang masuk dalam peringatan dini ini yaitu Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Bolmong, Bolmong Selatan, Bolmong Timur, Bolmong Utara, dan Kotamobagu.

Cuaca buruk juga dapat meluas ke wilayah Minahasa, Tomohon, Minahasa Utara, Manado, Bitung, Sangihe, dan Sitaro.

Meski dilanda hujan lebat, namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai banjir di Manado dan sekitarnya.(*)

Editor: muhammad irham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved