Breaking News:

Berita Bolmut

Hadiri Musda Ke-I Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah, Sekda Bolmut Sampaikan Tiga Hal Ini

Sekretaris Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Asripan Nani menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Ke-I Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah

Tribun Manado / Mejer Lumantow
Sekda Bolmut Asripan Nani menghadiri Musyawarah Daerah (MUSDA) Ke-I Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bolmut tahun 2021.  

LAPORAN KONTRIBUTOR TRIBUN MANADO, MEJER LUMATOW

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Sekretaris Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Asripan Nani

menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Ke-I Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bolmut tahun 2021, bertempat di Aula Serbaguna Desa Tombulang Pantai, Sabtu (13/2/2021).

Dalam kesempatan tersebut Sekda Bolmut memberikan kuliah kebangsaan dengan tema

“Mendorong Semangat Pemuda Yang Berkontribusi Memajukan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara”.

Baca juga: Grace Tielman Sebut Sinyo Harry Sarundajang Sukses Buat Sulawesi Utara Mendunia 

Baca juga: Kapolres Bitung AKBP Indra Pramana Ajak Jadikan Bitung Maju, Sehat dan Aman

Baca juga: Damaikan Konflik, Pemuda Maluku Utara, Ucapkan Terima Kasih kepada Sinyo Harry Sarundajang 

Sekda Bolmut menyampaikan ada tiga hal penting yang harus terus berkobar dalam diri  pemuda Indonesia yang adalah inisiator dan pelaku perjuangan bangsa dalam mencapai kemerdekaan.

"Pertama Pemuda memiliki peran strategis sebagai kekuatan moral (moral force), kedua, kontrol sosial (social control), dan agen perubahan (Agent of change),

sebab pemuda adalah pewaris nilai luhur budaya dan penerus cita-cita perjuangan bangsa," jelas Sekda pada kesempatan tersebut.

Baca juga: Wali Kota Bitung Maximiliaan Lomban: SHS Guru dan Panutan

Baca juga: Sinyo Harry Sarundajang Serta Lagu Favoritnya: One Day at A Time dan Green Green Grass of Home

Lanjutnya, dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, generasi muda memiliki peranan yang sangat strategis dalam mencetuskan ide-ide pembaharuan yang didasari pada militansi dan idealisme,

di antaranya momentum kebangkitan nasional (1908), lahirnya sumpah pemuda (1928), usaha merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia (1945). 

Halaman
12
Penulis: Majer Lumantow
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved