Breaking News:

Ahok BTP

Cerita Ahok Jadi Kesukaan Megawati Meski Turunkan Nilai Seorang Jokowi: Sebenarnya Bukan Saya . .

Ahok merasa bahwa ia tidak pernah diharapkan publik untuk menjadi pendamping Presiden Joko Widodo dalam kontestasi Pilkada 2012 DKI Jakarta.

KOMPAS.COM/Estu Suryowati
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Gubernur Basuki Tjahja Purnama pada silaturahim Idul Fitri 1434 H di Balaikota, Kamis (8/8/2013). 

Dalam kesempatan yang sama, Ahok pun menjelaskan alasan ia memilih jadi kader PDI-P.

Menurut Ahok, salah satunya alasan ia masuk PDI-P yakni Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri

yang selalu menilai seseorang dari kemampuan bekerja,

atau bukan latar belakang suku, agama, ras, dan golongan.

Komut PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Presiden Jokowi
Komut PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Presiden Jokowi (Warta Kota/Henry Lopulalan)

"Saya sendiri bukan cuma ngomong tetapi mengalami,

banyak orang takut mencalonkan saya karena dianggap triple minoritas atau apa, tetapi bagi Ibu Ketum tidak.

Dia harus menilai orang berdasarkan meritokrasi atau kemampuan seseorang bisa kerja atau tidak," tutur Ahok.

Hari ini, PDI-P menggelar perayaan Imlek virtual.

Perayaan Imlek virtual tersebut juga dihadiri Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris,

Anggota DPR Fraksi PDI-P Sofyan Tan, serta Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto.

(Kompas.com)

Tautan:

https://nasional.kompas.com/read/2021/02/12/20321921/ahok-ketika-itu-sebenarnya-pendamping-pak-jokowi-bukan-saya?page=all#page2

Editor: Frandi Piring
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved