Breaking News:

Siapa Muhammad Saleh? Pelatih Raider Terbaik yang Pilih Keluar TNI, Senior AHY Paling Kejam di Akmil

Ia lalu pernah ditawari melatih tentara di Timor Leste dan di Papua Nugini karena ia dianggap sebagai pelatih raider terbaik di Indonesia

YouTube MPS Sang Mayor Pemersatu
Siapa Mayor (purn) Muhammad Saleh? Ia disebut senior paling kejam AHY waktu di Akmil Magelang. 

Saleh juga menceritakan bagaimana ia mewarnai AHY selama di Akmil Magelang

AHY adalah junior dari Saleh. Saleh masuk Akmil tahun 1996 dan lulus tahun 1999, sedangkan AHY masuk Akmil tahun 1997 dan lulus tahun 2000. 

Saat AHY baru masuk Akmil, Saleh sudah berpangkat Sersan Mayor Taruna dan diberi jabatan Komandan Regu Batalyon Madya. 

Di regu itu ia membawahi 10 orang dan seingatnya salah satunya adalah AHY

Sebagai komandan regu, Saleh tidak mau ada juniornya yang memiliki nilai akademik jelek dan nilai jasmani jelek. '

"Setiap malam saya tunggui orang itu belajar," ujar Saleh. 

Jika ada yang jelek dan salah, ujar Saleh, akan ia hukum. "Kalau salah yang guling jungkir semua," kata Saleh. 

Jabatan Saleh teryata naik lagi menjadi komandan peleton. Artinya dia membawahi tiga regu. 

Berarti dia membawahi 3 komandan regu dan 30 orang anggota. 

Saleh tetap menjalankan dokrin yang sama. Ia tidak mau melihat nilai akademik dan jasmani yang jelek. 

Dia berani begitu karena Saleh juga cerdas dan tidak pernah nilainya jelek. 

Tak lama kemudian, sekitar dua bulan berikutnya, Saleh naik jabatan lagi menjadi komandan kompi. 

Artinya dia membawahi tiga peleton. Anak buahnya berarti ada tiga komandan peleton, sembilan komandan regu, dan 90 anggota taruna. 

Saat itu, Saleh mengingat masih ada AHY menjadi anak buahnya di dalam kompi yang ia pimpin. 

Saat menjadi komandan kompi, sikah Saleh lebih sadis lagi. 

Jika ada anak buahnya yang mengantuk  saat belajar, ia akan langsung menghukum taruna junior itu untuk berendam di kolam sampai basah kuyup.

Bahkan saat itu Saleh jadi dikenal sebagai senior yang kejam.

Tapi ia menyebut bahwa dirinya bukan kejam. 

"Saya tidak kejam. Seluruh junior saya bilang saya kejam. Saya tidak kejam, abang hanya ingin kalian jadi orang terbaik di negeri ini. Kalian harus lebih baik dari senior-senior," ujar Saleh. 

Berikutnya Saleh naik jabatan lagi jadi komandan batalion III resimen chandradimuka. 

Ketika itu AHY menjadi wakil komandan batalion I. 

Pada saat Saleh menjadi komandan batalion III resimen chandradimuka inilah dia melakukan suatu hal yang belum pernah terjadi sebelumnya di Akmil

Semua itu berawal dari Saleh yang membaca bahwa pangkat Sersan Mayor Taruna itu lebih tinggi setengah klik daripada sersan kepala aktif. 

Dia menafsirkan artinya sersan kepala, sersan satu, sersan dua sampai prada, berarti di bawah pangkatnya. 

Berikutnya pada apel siang batalion, biasanya hanya taruna yang berbaris dari ujung ke ujung. 

Para pelatih yang tentara aktif itu biasanya istirahat dan hanya mengawasi. 

"Bagi saya tidak ada, seluruh pelatih dan tentara aktif saya suruh baris di ujung," kata Saleh. 

Akibatnya para tentara aktif pun menggerutu. 

Saleh mendengar keluhan itu dan menjelaskan bahwa ia komandan batalion dan pangkatnya lebih tinggi dari para pelatih berpangkat sersan kepala. 

Peristiwa itu pun jadi heboh dan membuat Saleh dimarahi seniornya yang sudah tentara aktif. 

Ia pun kemudian tidak pernah melakukan hal tersebut lagi dan peristiwa itu hanya satu kali terjadi di Akmil

Simak video pernyataan Saleh di bawah ini:

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Senior AHY Paling Kejam di Akmil Heran Isu MOELDOKO kudeta ahy, Padahal Ada Doktrin Ini Saat Taruna

Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved