Breaking News:

Penanganan Covid

Dokter Alumni Faked Unsrat Luncurkan Klub Okupasi HCC, Navigasi Kesehatan Cegah Klaster Tempat Kerja

Banyak penelitian dan kajian epidemiologis membuktikan peran tenaga medis di tempat kerja dengan kapasitas K3.

Istimewa
Dr dr Ray Wagiu Basrowi MKK, Founder dan Chairman HCC menginisiasi peluncuran Klub Okupasi, sebuah navigasi kesehatan untuk mencegah Covid-19. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Komite Penanggulangan Covid-19 Indonesia mengidentifikasi tempat kerja sebagai salah satu klaster transmisi Covid-19 dengan tingkat risiko yang beragam dan cenderung tinggi.

Banyak penelitian dan kajian epidemiologis membuktikan peran tenaga medis di tempat kerja dengan kapasitas K3 Bidang Kedokteran Kerja atau Occupational Medicine semakin penting untuk mitigasi pandemi.

Terkait hal ini, Health Collaborative Center (HCC) sebagai platform edukasi dan advokasi bidang kedokteran komunitas dan kedokteran kerja, meluncurkan ' Klub Okupasi' sebagai media Navigasi Kesehatan Pekerja di masa Pandemi.

Klub Okupasi ini diinisiasi Konsultan dan Praktisi Kedokteran Kerja dari FKUI yang merupakan dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado, Dr dr Ray Wagiu Basrowi MKK

Founder dan Chairman HCC dan Inisiator Klub Okupasi ini menjelaskan, Klub Okupasi ini dibentuk untuk memfasilitasi dokter dan penanggungjawab kesehatan pekerja di perkantoran, pabrik dan industri lainnya dalam memastikan penerapan protokol kesehatan yang solid selama masa pandemi.

Kata Dr Ray, sebagai salah satu klaster lokus transmisi Covid-19, dokter perusahaan dan penanggungjawab K3 wajib dibantu dan difasilitasi dalam mengimplementasikan panduan pencegahan dan mitigasi Covid-19 yang berbasis bukti ilmiah serta terukur dan efektif.

"Tujuan akhirnya agar proses bisnis tetap berjalan namun pekerja tetap sehat dan produktif," kata dr Ray saat acara peluncuran Klub Okupasi
Sabtu (06/02/2021) secara virtual.

Menurut Dr Ray yang merupakan Sekretaris Umum Iluni Kedokteran Kerja FKUI, dokter perusahaan dan departemen sumber daya manusia wajib bertukar 'best practice' penerapan protokol.

Selain itu bisa saling update mitigasi kasus – kasus Covid-19 pada pekerja secara lintas industri.

"Sehingga dapat memperkecil radius transmisi kasus dari lingkungan kerja ke komunitas yang lebih luas terutama ke keluarga," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved