Breaking News:

Kesehatan

Bahayanya Limbah Masker Sekali Pakai Mengancam Habitat Hewan, Ini Fakta-faktanya

"Ketika masker wajah dibuang, barang tersebut dapat merusak lingkungan dan hewan yang juga hidup di bumi."

Monyet Makaka terlihat mengunyah tali masker bekas sekali pakai 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Salah satu cara mencegah penyebaran virus corona Covid-19 adalah rajin memakai masker.

Masker yang dinilai lebih efektif cegah penularan adalah masker medis.

Namun masyarakat juga harus membuang limbah masker agar tidak mengganggu satwa di sekitar lingkungan.

Masker menjadi salah satu item wajib yang harus dipakai ketika beraktivitas di luar rumah selama pandemi Covid-19. 

Pedagang mempersiapakan masker medis di Lindeteves Trade Center (LTC) Glodok, Jakarta Barat, Rabu (29/1/2020).
Pedagang mempersiapakan masker medis di Lindeteves Trade Center (LTC) Glodok, Jakarta Barat, Rabu (29/1/2020). (Warta Kota/Henry Lopulalan)

Tetapi ada masalah lain yang mengintai dari penggunaan masker sekali pakai, yaitu limbahnya yang mencemari lingkungan.

Menurut data yang dihimpun Kementrian Kesehatan, pada 2019, ada sekitar 295 ton/hari limbah medis.

Sementara sepanjang pandemi Covid-19, meningkat 30 persen.

Masker medis sendiri termasuk ke dalam limbah medis.

Tumpukan sampah masker terbukti berbahaya dan dapat mematikan bagi satwa liar di alam bebas.

"Ketika masker wajah dibuang, barang tersebut dapat merusak lingkungan dan hewan yang juga hidup di bumi."

Halaman
1234
Editor: Fistel Mukuan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved