Minggu, 17 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bitung

Tenaga Kesehatan RSUD Manembo-nembo Bitung Mulai Divaksin, dr Pitter yang Pertama

Ratusan tenaga kesehatan di Rumah Sakit (RS) Manembo-Nembo Tipe C di Bitung, mulai divaksin

Tayang:
tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
dr Pitter Lumingkewas selaku Direktur RS Manembo-nembo Bitung saat divaksin, di ruang Bougenvil, Selasa (2/2/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG – Ratusan tenaga kesehatan (nakes) yang ada di Rumah Sakit (RS) Manembo-Nembo Tipe C di Bitung, mulai di vaksin Selasa (2/2/2021).

Dokter Pitter Lumingkewas selaku Direktur RS Manembo-Nembo Bitung menjadi klien pertama yang disuntikan vaksin.

Pelaksanaan vaksinasi Covid 19, mengambil tempat di ruangan Bougenvil.

Ada sekitar tiga ruangan yang dipergunakan.

Klien atau calon penerima vaksin, harus melalui sejumlah tahapan.

Mulai dari menerapkan protokol kesehatan, mencuci tangan di air mengalir pakai sabun, pakai masker dan menjaga jarak.

Di meja 1 mulai dengan registrasi, meja 2 melakukan screening kesehatan dan mengisi formulir.

dr Pitter Lumingkewas selaku Direktur RSUD Manembo-nembo Bitung saat divaksin, di ruang Bougenvil, Selasa (2/2/2021).
dr Pitter Lumingkewas selaku Direktur RSUD Manembo-nembo Bitung saat divaksin, di ruang Bougenvil, Selasa (2/2/2021). (tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere)

Lalu di meja 3 tempat pelaksanaan vaksi, setelah di vaksin para nakes harus ke meja 4 untuk observasi menunggu 30 menit.

“Jadi total Nakes ada 300 lebih, untuk pemberian vaksin di bagi waktunya sampai 10 hari. Setiap hari 30an yang disuntik vaksin,” kata Pitter.

Hari pertama pelaksanaan vaksinasi di RS itu, terpantau berjalan dengan baik tidak ada kendala.

Meski ada beberapa nakes yang gagal karena terkendala di persyaratan, yakni sedang sakit.
Selesai di vaksin, dr Pitter bilang tidak ada efek apa-apa. 

dr Jefry satu di antara Nakes yang divaksin bilang, pelaksanaan berjalan baik dan lancar tidak ada kendala.

“Sangat setuju dengan program pemerintah ini, vaksinasi untuk memutus mata rantai covid 19,” kata Jefry.

Sehari sebelumnya pemerintah kota Bitung, melalui dinas Kesehatan dan Puskesmas Bitung Barat melaksanakan pencanangan vaksinasi covid 19 di Kota Bitung.

Berlangsung di pendopo lapangan upacara kantor Wali Kota Bitung, ada belasan klien yang hadir untuk menerima vaksin.

Termasuk jajaran Forkompimda Bitung, kepala daerah, wakil kepala daerah dan sekda.

Sayangnya hanya 7 orang yang berhasil divaksin, yaitu Dandim 1310 Bitung Letkol Inf Benny Lesmana, Wakapolres Bitung Kompol Prevlly Tampanguma, Kabag Ops Kompol Edy, seorang anggota TNI, dua nakes dan seorang wartawan.

Wali Kota Bitung Max Lomban targetkan dua kali penyuntikan vaksin selesai pada Februari. ]

Tahap pertama di medio 1 - 14 Februari 2021 dan tahap kedua 15 Februari 2021.

"Lalu Maret 2021, akan dimulai untuk TNI Polri, pegawai negeri sipil (PNS).

Untuk PNS saya minta jajaran  pelaksan vaksin, agar melakukan pendataan karena PNS bukan hanya jajaran pemkot Bitung melainkan ada di instansi vertikal dan lingkungan SMA dan SMK.

Begitu juga unsur TNI Polri, selain Kodim 1310 Bitung dan Polres Bitung akan di data apakah akan masuk divaksinasi pemkot Bitung," kata dia.

Lomban berharap mudah-mudahan pelaksanaan vaksinasi ini bisa berjalan dan terlaksana dengan baik dan aman.

Dokter Calvin Wuisang sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bitung, dalam laporannya mengatakan, jumlah vaksin yang diterima Kota Bitung 2.700 file.

Berdasarkan petunjuk pusat, untuk tahap awal untuk tenaga (nakes).

“Menandai pencanangan sebelum para nakes, diberikan ke 10 orang orang seperti kepala daerah, wakil kepala daerah, sekda, ketua DPRD,

perwakilan tokoh agama dan forkompimda,” jelas Calvin, disela-sela

pelaksanaan pencanangan Vaksinasi Covid 19 kota Bitung di pendopo lapangan upacara kantor Walikota Bitung, Senin (1/2/2021).

Selasa (2/2/2021) hari ini pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan di semua puskesmas se kota Bitung

dan 3 rumah sakit di Kota Bitung, kantor kesehatan pelabuhan (KKP) dan dinas kesehatan.

Untuk jumlah Nakes yang akan di vaksin mulai besok 1.309, ada kelebihan akan diberikan ke PMI.

Pihaknya menargetkan dua kali penyuntikan vaksin, bisa selesai pada Maret 2021.

Dia jelaskan dalam pemberian vaksin, rasa aman menjadi yang utama kepada klien atau calon penerima vaksin.

"Apabila di temukan ada penyakit dari yang bersangkutan berarti tidak memenuhi syarat. Pak Wali Kota, wakil Wali Kota, sekda, pejabat forkompimda gugur alias tidak bisa di vaksin," tutur Calvin.

Lanjutnya, untuk Wali kota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban usianya sudah diatas 60 tahun.

Ir Maurits Mantiri MM wakil walikota mengalami flu, Dr Audy Pangemanan tensi naik dan sejumlah pejabat forkompimda tidak memenuhi syarat.

Pencanangan ini awal atau penanda, akan dilanjutkan serentak untuk ke tenaga kesehatan (nakes) di 9 Puskesmas yang ada di Kota Bitung, serta tiga rumah sakit.

Pihaknya mengargetkan 10 setiap tempat, dikalikan 12 ada 120 orang per hari yang divaksin.

"Dari 2.700 vaksin, untuk 1.309 nakes untuk dua kali penyuntikan berarti ada 2.618 vaksin. Bila tidak tercapai akan dipacu hingga awal Maret 2021 bisa tervaksinasi semuanya," tandasnya.(crz)

Pendeta Jacob Nahuway Meninggal Dunia, Sosok yang Beritakan Injil Tanpa Ragu-ragu

SINOPSIS Ikatan Cinta Hari Ini Selasa 2 Februari 2021, Andin Cabut Gugatan Cerai, Elsa Bagaimana?

Pantas Tak Mau Berhenti jadi Anggota DPRD Sulut, Ternyata Segini Gaji James Kojongian

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved