Breaking News:

Berita Politik

Nasib Ketua Parpol Usai Kalah Pilkada, CEP-Lomban-Sehan-Mor Harus Waspada 'Dikudeta'

Para politisi khususnya ketua Partai Politik patut waspada,  pasalnya target politik tak berhasil digapai bisa mengancam posisi jabatan.

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Rizali Posumah
Kolase Tribun Manado
Mor Dominus Bastian, Maximilian Jonas Lomban, Christiany Eugenia Paruntu dan Sehan Salim Landjar. 

TRIBUNMANADO. CO. ID, MANADO - Pilkada serentak 2020 menyisakan lara bagi kubu yang kalah.  

Para politisi khususnya ketua Partai Politik patut waspada,  pasalnya target politik tak berhasil digapai bisa mengancam posisi jabatan,  belum lagi khusus ketua Parpol yang kalah pilkada hingga kehilangan posisi jabatan sebagai kepala daerah. 

Di Provinsi Sulut,  kecuali Olly Dondokambey, Ketua DPD PDIP Sulut yang sangat berjaya di Pilkada Serentak 2020, nasib Ketua parpol lainnya dilanda lara karena kalah mengenaskan. 

Paling mencolok kekalahan Partai Golkar Sulut dipimpin Christiany Eugenia Paruntu (CEP). 

Tak hanya,  kalah di Pilgub 2020, Partai Golkar juga kalah di 7 Pilkada kabupaten/kota. Semua calon diusung Partai Golkar tumbang.  

Setali tiga uang nasib Partai Nasdem yang dipimpin Maximilian Jonas Lomban (MJL). 

MJL sebagai incumbemt pun kalah di Pilkada Kota Bitung.  Otomatis kehilangan jabatan kepala daerah. Padahal Jabatan Wali Kota Bitung ini yang mengereknya menjabat Ketua DPW Partai Nasdem Sulut. 

Hasil calon yang diusung Partai Nasdem tak lebih baik.  Hasil Pilgub, dan7 Pilkada kabupaten / kota, Partai Nasdem hanya memenangkan 1 Pilkada yakni Pilkada Bolaang Mongondow Timur (Boltim). 

Kader mereka Sam Sachrul Mamonto berhasil memenangi posisi Bupati Boltim. 

Parpol berikut yang nasibnya cukup mengenaskan di Pilkada Serentak yakni Partai Amanat Nasional. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved