Bank Syariah Indonesia

Jokowi: Jangan Pikir Bank Syariah Indonesia Ini Hanya untuk Muslim Saja

Ia menaruh harapan besar pada Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk ikut memajukan perekonomian Indonesia.

Editor: muhammad irham
Tribunnews
Presiden Jokowi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi meluncurkan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk yang merupakan hasil penggabungan Bank BRISyariah, Bank BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, PT Bank Syariah Indonesia Tbk saya nyatakan diluncurkan berdirinya," ujar Jokowi, dalam agenda Peresmian PT Bank Syariah Indonesia Tbk di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (1/2) siang.

Jokowi menyambut baik berdirinya Bank Syariah Indonesia (BSI). Ia menaruh harapan besar pada Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk ikut memajukan perekonomian Indonesia.

"Saya menaruh harapan besar agar bank syariah Indonesia ini memberikan kontribusi besar dalam pengembangan ekonomi syariah yang mensejahterakan umat dan mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia," kata Presiden.

Eks Gubernur DKI Jakarta ini juga berpesan agar Bank Syariah Indonesia menjadi lembaga perbankan yang inklusif, universal, serta terbuka.

Harus menyambut baik siapa pun yang ingin menjadi nasabah, agar menjangkau lebih banyak masyarakat di tanah air.

"Jadi jangan berpikir Bank Syariah Indonesia ini hanya untuk umat Muslim saja yang nonmuslim pun juga harus diterima dan disambut baik jadi nasabah Bank Syariah Indonesia. Semua yang mau bertransaksi atau berinvestasi secara syariah harus disambut sebaik-baiknya," katanya.

Mantan Wali Kota Surakarta ini juga meminta Bank Syariah Indonesia bisa memaksimalkan penggunaan teknologi digital. Hal ini penting untuk menjangkau meraka yang belum tersentuh layanan perbankan.

"Bank Syariah Indonesia harus menarik minat generasi muda milenial untuk menjadi nasabah. Karena jumlah generasi muda milenial indonesia saat ini mencapai 25,87 persen dari total 270 juta penduduk Indonesia. ini sebuah jumlah yang sangat besar," ujarnya.

Ia berharap berdirinya BSI ini dapat mendorong upaya pengembangan ekonomi syariah agar bisa Indonesia sebagai pusat gravitasi ekonomi syariah regional dan global.

"Sebagai bagian dari upaya pengembangan ekonomi syariah Indonesia, saya menyambut baik peluncuran Bank Syariah Indonesia Tbk pada hari ini," kata Jokowi.

Sementara itu Ketua Project Management Office PT Bank Syariah Indonesia(BSI) Tbk Hery Gunardi mengatakan pematangan proses penggabungan tiga bank syariah pelat merah menjadi BSI ini membutuhkan waktu sekitar 11 bulan. Dalam kurun waktu tersebut, menurutnya, seluruh proses dan rangkaian telah berlangsung secara baik dan sesuai ketentuan.

"Alhamdulillah hari ini tanggal 1 Februari 2021, bank hasil penggabungan sudah mulai beroperasi dengan nama dan identitas baru, PT Bank Syariah Indonesia Terbuka (Tbk)," jelas Hery.

Ia pun menjelaskan alasan di balik dipilihnya nama Bank Syariah Indonesia sebagai identitas penggabungan tiga bank syariah BUMN. "Nama Bank Syariah Indonesia dipilih karena kami ingin bank syariah ini dapat menjadi representasi Indonesia, baik di tingkat nasional maupun di tingkat global," kata Hery.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved