Harlah Nahdlatul Ulama

Cerita Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri Dukung Kemerdekaan Palestina

Perayaan itu dilaksanakan dari Gedung Kantor Pusat DPP PDIP, di Jalan Diponegoro, Jakarta, dengan mengangkat tema 'Rumah NUsantara'.

Editor: muhammad irham
ryo noor/tribun manado
Ketum PDIP Megawati Soekarno Putri saat berada di Sulawesi Utara 

Kemudian Megawati bercerita, dirinya masih ingat bagaimana kedekatan Proklamator RI Bung Karno dengan Kiai Haji Hasyim Asy'ari dan Kiai Haji Abdul Wahab Hasbullah serta para pendiri NU lainnya.

"Saya tidak akan pernah lupa, selalu ingat, Bung Karno diberi gelar oleh Nahdlatul Ulama yaitu Waliyul Amri Addharuri Bi As Syaukah, gelar yang merupakan dukungan besar warga Nahdliyin pada kepemimpinan beliau yang disahkan dalam Muktamar Nahdlatul Ulama di Surabaya tahun 1954," ujarnya.

Megawati menegaskan, kedekatan Bung Karno dengan kiai dan warga Nahdliyin itu, akan dia teruskan dalam tindakan dan telah diamanatkan kepada seluruh kaum nasionalis juga para kader dan simpatisan PDI Perjuangan. Sebab, Megawati meyakini dengan kebersamaan PDIP dan NU sangat diperlukan untuk mengatasi pelbagai ancaman kebangsaan.

"Saya sangat yakin jika PDI Perjuangan dapat terus berjalan beriringan dengan Nahdlatul ulama maka segala ancaman kebangsaan kita pasti bisa diatasi. Hal tersebut tentunya juga dapat menciptakan hal-hal baik yang luar biasa pada saat ini dan tentunya untuk di masa yang akan datang," kata Megawati.

"Sekali lagi saya ucapkan selamat hari lahir Nahdlatul Ulama yang ke-95 tahun, teruslah menyebarkan ahlussunnah wal jama'ah dan Islam yang rahmatan lil alamin serta meneguhkan komitmen kebangsaan," imbuhnya.

NU-PDIP Solid

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menyampaikan terima kasih kepada DPP PDI Perjuangan (PDIP) yang ikut merayakan Hari Lahir (Harlah) ke-95 organisasi keislaman terbesar di Indonesia tersebut.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua umum PDI Perjuangan Ibu Hajjah Megawati Soekarnoputri dan seluruh jajaran partai PDI Perjuangan di manapun berada, seluruh anggota DPR RI dan DPRD dimanapun berada, yang semuanya telah mengucapkan selamat, mengucapkan berkahnya atas hari ulang tahun kelahiran NU yang ke-95 ini," kata Kiai Said.

Kiai Said berharap, momentum ini semakin mempersolid kekuatan NU dan PDIP dalam rangka mengawal mengamalkan menjaga keutuhan NKRI dengan anggaran dasarnya adalah Pancasila dan UUD 1945.

"Menjaga Bhinneka Tunggal Ika, demi kesejahteraan menuju masyarakat yang adil makmur dan sejahtera. Syukron wallahu muwafiq illa aqwamit-tariq wassalam," kata Kiai Said.

Menteri Koordinator Bidang Polhukam Mahfud MD menyampaikan selamat hari jadi Nahdatlul Ulama (NU) yang ke 95.

Menurut Mahfud, Bangsa Indonesia patut bersyukur mempunyai NU. Menurut Mahfud NU merupakan Ormas Islam yang menyebarkan agama islam yang ramah.

"Selamat hari jadi Nahdlatul Ulama (NU) yg ke 95. Bangsa Indonesia patut bersyukur mempunyai NU, ormas Islam yang menyebarkan Islam yang ramah, mempertemukan prinsip keislaman dan paham kebangsaan, menyemai dan membangun nasionalisme yang kemudian ikut mengantarkan Indonesia merdeka," kata Mahfud.

Mahfud kemudian menjelaskan mengenai ungkapan

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved