Breaking News:

OPINI

Seleksi Jubir KPK, Seleksi yang Mubazir

Bagaimana bisa lembaga antirasuah yang besar dan menjadi tumpuan harapan masyarakat Indonesia, melaksanakan seleksi jubir KPK saja tidak beres?

Dokumen Susan Margaret Palilingan
Penulis: Susan Margaret Palilingan, 5 besar peserta seleksi calon Juru Bicara KPK dan praktisi media di Kota Manado, Sulawesi Utara. 

Oleh: Susan Margaret Palilingan
5 Besar Peserta Seleksi Calon Juru Bicara KPK - Praktisi Media di Kota Manado

Tanggal 26 Agustus 2020 adalah tanggal yang cukup keramat buat saya.

Itu setelah saya mendapat pemberitahuan sebagai salah satu peserta dari 7 peserta yang lolos Seleksi Jubir KPK dari total 2.174 pelamar.

Kaget? Gemetaran? Tentu saja. Karena menjadi seorang Jubir KPK merupakan impian saya sejak tahun 2016.

Menurut saya, sebagai Juru Bicara KPK adalah sebuah pekerjaan yang menantang dan prestisius.

Apalagi dilihat dari jumlah peminat yang sangat banyak dengan proses seleksi yang sangat ketat, karena yang lolos seleksi berkas hanya sekitar 0,003 % dari jumlah pelamar.

Sebelumnya, saya mendapatkan informasi soal Rekrutmen Jubir KPK melalui PPM Manajemen di Jakarta pada awal Agustus 2020 lalu.

Sayapun mendaftar dan melengkapi dokumen yang dibutuhkan.

Hanya satu kata saat saya dinyatakan lolos seleksi berkas dari 2000-an peserta. “Puji Tuhan!!”

Susan Margaret Palilingan bersama empat besar peserta seleksi Calon Juru Bicara KPK di Jakarta
Susan Margaret Palilingan bersama empat besar peserta seleksi Calon Juru Bicara KPK di Jakarta (Dokumen Susan Margaret Palilingan)

Tahapan demi tahapan seleksi saya ikuti.

Halaman
1234
Editor: Jumadi Mappanganro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved