Breaking News:

News Analysis

Masalah yang Menimpa Wakil Ketua DPRD Bisa Pengaruhi Elektabilitas Golkar

Oknum yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sulut, akhirnya dicopot dari Jabatan Ketua harian Partai Golkar Sulut.

Facebook
Pengamat Politik, Josef Kairupan misalnya yang menilai jika adanya penundaan bakalan ada plus minus. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -- Masalah dugaan perselingkuhan yang melibatkan oknum Politisi Partai Golkar berinisial J terus mendapat perhatian publik.

Bahkan terbaru oknum yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sulut ini, akhirnya dicopot dari Jabatan Ketua harian Partai Golkar Sulut.

Terakait hal ini pun mendapat tanggapan dari Pengamat Politik Josef Kairupan.

Dia menyebut ibarat peribahasa nilai etetes merusak susu sebelanga.

Sehingga dia menilai setiap individu yang bernaung dalam satu wadah organisasi apalagi memperoleh jabatan karena organisasi itu pastinya melekat kepadanya citra organisasi tersebut.

Terlebih yang diwakili itu adalah suara rakyat sebagai representasinya duduk sebagai anggota legislatif.

"Walaupun dapat dikatakan sebagai oknum tetapi tetap saja melekat citra dirinya sebagai anggota dewan. Hal ini ibarat mata uang yang tidak dapat dipisahkan antara sisi satu dengan sisi lainnya,"  kata Kairupan.

Dia pun menilai masalah tersebut untuk saat ini tentunya bisa saja berdampak buruk bagi elektabilitas partai Golkar.

"Hal ini dibuktikan bahwa di tengah-tengah publik sedang fokus terhadap bencana alam banjir dan tanah longsor yang menimpa sebagian daerah ini, nyatanya berita perselingkuhan tersebut mampu menyedot perhatian publik."

"Bahkan seakan-akan sedikit mengenyampingkan perhatian terhadap bencana, tetapi lebih perhatikan pemberitaan yg sedang viral ini," terang Kairupan.

Halaman
12
Penulis: Hesly Marentek
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved